Survei SDI di Sulsel: Jokowi, Prabowo dan Ahok Paling Populer

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memberi hormat kepada Presiden Joko Widodo saat tiba di Istana Merdeka, Jakarta, 17 November 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memberi hormat kepada Presiden Joko Widodo saat tiba di Istana Merdeka, Jakarta, 17 November 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Tingkat popularitas Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi yang tertinggi dalam bursa calon presiden 2019, yaitu sebesar 98,60 persen dengan tingkan kesukaan 85,90 persen. Survei tersebut dilakukan oleh Sinergi Data Indonesia di Provinsi Sulawesi Selatan.

    Menurut Direktur Ekskutif SDI Barkah Pattimahu, survei dilaksanakan di 21 Kabupaten dan 3 kota dengan jumlah responden 1.000 orang. Adapun margin of error 3.16 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    Baca: Relawan Jokowi Bersatu Deklarasi Dukung Jokowi 2 Periode

    Responden yang mewakili seluruh orang dewasa Sulsel yang berusia 17 tahun ke atas, atau yang sudah menikah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka secara langsung menggunakan kuesioner.

    Pada posisi kedua tingkat popularitas, nama Prabowo Subianto berada pada 86,30 persen dengan tingkat kesukaan 80,30 persen. "Keduanya calon terkuat calon terkuat saat ini di Sulawesi Selatan," kata Barkah Pattimahu di Tebet, Jakarta pada Ahad, 11 Maret 2018.

    Baca: Ketua Umum PAN: Poros Ketiga Sulit Tandingi Popularitas Jokowi

    Sedangkan nama Basuki Tjahaja Purnana atau Ahok berada di posisi ketiga dengan popularitas sebesar 66,70 persen dan tingkat kesukaan 54,72 persen. Di bawah Ahok, terdapat nama Aburizal Bakrie dengan tingkat popularitas 56 persen dengan tingkat kesukaan 62,50 persen.

    Sedangkan nama Anies Baswedan memiliki popularitas 51,30 persen dengan tingkat kesukaan 68,23 persen. Ada juga Surya Paloh memiliki tingkat popularitas 51,30 persen dengan tingkat kesukaan 70,70 persen.

    Menyusul nama Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY yang mendapat 39,30 persen tingkat popularitas dan 65 persen tingkat kesukaan. Di bawah AHY, terdapat nama Gatot Nurmantyo dengan tingkat popularitas 25,20 persen dengan tingkat kesukaan 74,21 perse. Terakhir ada nama Muhaimin Iskandar yang dinilai memiliki tingkat popularitas 22,60 persen dengan tingkat kesukaan 66,37 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.