Aktivis Pembela Munir Senang Pollycarpus Bergiat di Partai

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis yang tergabung dalam Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir (KASUM) membentangkan poster saat menghadiri sidang pembacaan putusan pembebasan bersyarat kepada Pollycarpus di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Jakarta, 29 Juli 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Aktivis yang tergabung dalam Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir (KASUM) membentangkan poster saat menghadiri sidang pembacaan putusan pembebasan bersyarat kepada Pollycarpus di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Jakarta, 29 Juli 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Sekretaris Komite Aksi Solidaritas Munir Choirul Anam senang Pollycarpus Budihari Priyanto bergiat di Partai Berkarya besutan Tommy Soeharto. "Kami senang Pollycarpus muncul di permukaan, sehingga dia terdeteksi di mana pun keberadaannya," kata Choirul di Jakarta Pusat pada Jumat, 9 Maret 2018.

    Menurut Choirul, dengan tampil di partai, Pollycarpus memiliki identitas dan keterampilan sebagai intelijen. "Kalau dia tidak muncul di permukaan, itu membahayakan kita."

    Baca:
    Pollycarpus dan Muchdi di Partai Berkarya, Ini...
    Pollycarpus Jadi Anggota Partai Berkarya

    Pollycarpus mendekam di penjara selama 8 tahun 11 bulan hingga bebas pada 2014 karena tersangkut kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia, Munir Said Thalib. Munir meninggal di dalam pesawat Garuda dalam penerbangan ke Belanda pada 7 September 2004. Polly merupakan salah satu pilot di maskapai itu yang juga berada dalam pesawat yang ditumpangi Munir.

    Selain beranggotakan Pollycarpus, Partai Berkarya menampung Muchdi Purwoprandjono sebagai ketua dewan kehormatan partai. Mantan Deputi V/Penggalangan Badan Intelijen Negara itu sempat menjadi terdakwa dalam perkara yang sama dengan Pollycarpus.  Dakwaannya adalah memerintahkan Polly dalam pembunuhan Munir. Tapi dia diputus bebas.

    Baca juga: Kata Wiranto Soal Pollycarpus dan Muchdi Gabung Partai Berkarya...

    "Partai baru yang menerima keberadaan Pollycarpus dan Muchdi Pr. ya akan terindikasi sebagai partai yang memang membuka diri untuk orang yang seperti itu," kata Choirul.

    Namun Choirul mengakui bahwa keterlibatan Polly dan Muchdi dalam politik adalah hak keduanya. "Hak setiap orang untuk bergabung dalam partai politik."
     

    FADIYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.