Sekjen PSI Siap Hadapi Laporan Fadli Zon ke Polisi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat tiba di Gedung Bareskrim, Jakarta, 2 Maret 2018. Fadli Zon melaporkan pianis Ananda Sukarlan atas dugaan penyebaran foto yang diduga hoaks. TEMPO/Subekti.

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat tiba di Gedung Bareskrim, Jakarta, 2 Maret 2018. Fadli Zon melaporkan pianis Ananda Sukarlan atas dugaan penyebaran foto yang diduga hoaks. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta- Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Raja Juli Antoni siap menghadapi porses hukum ihwal pelaporan dirinya terkait dugaan pencemaran nama baik Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

    "Sebagai anak muda tentu saya harus taat hukum," ujar Antoni saat dihubungi Tempo, Jumat, 8 Maret 2018.‎

    Antoni dilaporkan oleh Lembaga Advokasi Dewan Pengurus Pusat Partai Gerindra ihwal dugaan pencemaran nama baik Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon ke Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI. Tim Advokasi Gerindra juga melaporkan Faisal Assegaf dan sejumlah akun media sosial dengan dugaan yang sama yaitu pencemaran nama baik, berita bohong dan fitnah.‎

    Baca: Sekjen PSI Dilaporkan Gerindra karena Cuit Soal Fadli Zon

    Ia membantah me-mention Fadli Zon pada unggahan Twitternya awal Maret lalu "Ralat: yang benar bkn buat hoax tiap hari. Tapi buat hoax menimal 3 kali sehari, kayak minum obat", yang sekarang menjadi sala satu barang bukti Tim‎ Advokasi Partai Gerindra.

    Menurut Juli, Fadli Zon hanya terbawa perasaan dengan unggahan tersebut hingga memutuskan untuk melaporkan dirinya. "Fadli Zon baper saja," ujarnya.

    Antoni mengatakan akan mengkaji laporan tersebut, baik delik aduan dan pasal yang dikenakan. Ia pun mengaku sudah mendapat tawaran dan dukungan dari sejumlah pengacara yang bersedia membela dirinya. Dia yakin kepolisian juga akan profesional dalam menyikapi laporan.

    Baca: Dilaporkan Fadli Zon ke Polisi, Siapa Ananda Sukarlan?

    Ketua Pelaporan Lembaga Advokasi Partai Gerindra Hanfi Fajri mengatakan tindakan terlapor tersebut menimbulkan fitnah dan pencemaran nama baik seperti yang diatur dalam Undang-Undang Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik. "Kami tim advokasi tidak berkenan, dan melaporkannya," kata dia.

    Dalam Laporan dengan Nomor TBL/254/III/2018/Bareskrim, Hanfi melampirkan sejumlah barang bukti berupa screenshot unggahan terlapor.

    Said Bakhri, anggota advokasi DPP Partai Gerindra, mengatakan laporan ini inisiatif dari divisi advokasi. Namun mereka sudah mendapatkan izin dari Fadli Zon melalui surat kuasa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.