Uang Pensiun Polri Rendah, Berapa Pensiunan Wakapolri?

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga sebagai Ketua Dewan Masjid Indnesia (DMI)  didampingi Wakapolri Komjen Pol Syafruddin selaku Wakil Ketua Umum DMI, dan Ustad Abdul Somad di rumah jabatan Wakil Presiden Jl. Diponegoro Jakarta pada Minggu, 4/2. Foto/Biro Pers Sekretariat Wakil Presiden

    Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga sebagai Ketua Dewan Masjid Indnesia (DMI) didampingi Wakapolri Komjen Pol Syafruddin selaku Wakil Ketua Umum DMI, dan Ustad Abdul Somad di rumah jabatan Wakil Presiden Jl. Diponegoro Jakarta pada Minggu, 4/2. Foto/Biro Pers Sekretariat Wakil Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Syafruddin mengatakan dana pensiun polisi masih rendah. "Sedikit,” kata Syafruddin di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat, 9 Maret 2018.

    Bahkan, wakil Kapolri sekali pun, dana pensiunnya pun rendah. “Nanti, saya jenderal bintang tiga (dana) pensiunnya hanya Rp3 juta," kata Syafruddin di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat, 9 Maret 2018.

    Baca: Menpan RB: Iuran 15 Persen dari Gaji PNS untuk Pensiun

    Tak hanya dana pensiun, Syafruddin menilai gaji polisi juga masih rendah. Karenanya, kata dia, banyak polisi yang melakukan pungutan liar.

    Oleh karena itu, kata dia, semua anak bangsa Indonesia semestinya saling menjaga stabilitas dari semua aspek, di antaranya ekonomi, politik, dan keamanan. Kondisi keamanan yang stabil bisa meningkatkan perekonomian. "Pendapatan negara meningkat supaya bisa menambah gaji pegawai. Terus roda ekonomi berjalan, tidak ada pengangguran.” Pengangguran pun berkurang.

    Baca juga: Skema Pensiun PNS Berubah, Menteri PANRB Jamin ...

    Syafruddin menyambut baik rencana pemerintah untuk menaikan gaji PNS, TNI, dan Polri. "Bagus, supaya anak buah saya tidak pungli kalau gajinya naik." Dengan kenaikan gaji, Syafruddin memperkirakan akan mengurangi kemungkinan terjadinya pungutan liar di lingkungan Polri.

    Pungli di kepolisian, kata dia, sudah mulai berkurang karena sanksinya bertambah berat. "Kalau dulu hanya (sanksi) disiplin, sekarang sel (di penjara)."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.