Jokowi: Hidup Tanpa Musik Terasa Hambar

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberi sambutan saat bertemu dengan Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI) dan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia di Istana Negara Jakarta, 18 Mei 2015. Presiden membahas pembajakan karya musik di Indonesia. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo memberi sambutan saat bertemu dengan Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI) dan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia di Istana Negara Jakarta, 18 Mei 2015. Presiden membahas pembajakan karya musik di Indonesia. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo memperingati Hari Musik Nasional, yang bertepatan dengan hari lahir salah satu pahlawan nasional dan pencipta lagu kebangsaan, Wage Rudolf Soepratman. Melalui akun Twitter-nya, Jokowi mengucapkan selamat atas perayaan Hari Musik Nasional.

    Dia berharap musik nasional tetap dijaga keberadaannya. "Semoga eksistensi musik nasional lebih diakui keberadaannya secara global," ujarnya dalam cuitannya di Twitter, yang diunggah hari ini, Jumat, 9 Maret 2018.

    Baca: Asiknya, Dua Menteri Jokowi Bermain Musik Usai Bekerja

    Jokowi mengatakan musik nasional sama seperti bangsa Indonesia. Keduanya beragam, tapi tetap mengupayakan kerukunan dan keharmonisan.

    Baca: Sebelum Elek Yo Band, Para Menteri Jokowi Ini Juga Main Ketoprak

    Bagi dia, musik merupakan bumbu kehidupan. "Hidup tanpa musik terasa hambar," ucapnya. Dalam cuitannya pagi ini, terdapat video yang menunjukkan Jokowi menikmati musik melalui telepon genggam. Jarinya bergerak berantuk dengan meja.

    Dalam video itu, Jokowi juga menyinggung tentang Konferensi Musik Indonesia perdana yang digelar pada 7-9 Maret 2018 di Ambon. Dia berharap insan musik Indonesia mampu merumuskan dan memperjuangkan musik Indonesia agar terus berkembang dan diakui eksistensinya di ranah global melalui gelaran itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Gotong Royong Solid Di Masa Sulit Untuk Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

    Kemendikbud mengajak untuk bergotong royong dan bekerja sama memastikan pembelajaran tetap berlangsung walaupun peserta didik tidak dapat hadir.