PAN: Suara Amien Rais Dipertimbangkan untuk Arah Koalisi Partai

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dewan Pembina Partai PAN Amien Rais menghadiri deklarasi pasangan calon Gubernur Riau Syamsuar - Edy Natar Nasution di Pekanbaru, Riau, 7 Januari 2018. Amien berpesan kepada kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang diusung partai Koalisi PAN, NasDem dan PKS itu merangkul semua kepentingan golongan.  Tempo/Riyan Nofitra

    Dewan Pembina Partai PAN Amien Rais menghadiri deklarasi pasangan calon Gubernur Riau Syamsuar - Edy Natar Nasution di Pekanbaru, Riau, 7 Januari 2018. Amien berpesan kepada kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang diusung partai Koalisi PAN, NasDem dan PKS itu merangkul semua kepentingan golongan. Tempo/Riyan Nofitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno mengatakan pernyataan pendiri PANAmien Rais, tidak akan mempengaruhi arah koalisi partai menjelang pemilihan umum 2019. Namun, kata dia, suara Amien akan menjadi bahan pertimbangan partai.

    "Amien itu tokoh bangsa, di partai dia ketua dewan kehormatan. Tentu apa yang dinyatakan Pak Amien itu menjadi renungan dan akan kita hormati," ujarnya di Odyssea, Pacific Place, Jakarta, Kamis, 8 Maret 2018.

    Eddy berujar pertimbangan Amien juga akan dibahas dalam Rapat Kerja Nasional PAN pada April mendatang. Namun arah koalisi akan ditentukan dalam keputusan rakernas, yang diikuti kader dari seluruh Indonesia. "Penentunya di rakernas karena kita punya mekanisme pengambilan keputusan," katanya.

    Baca juga: Tak Ingin Ada Calon Tunggal, PAN Isyaratkan Berpaling dari Jokowi

    Sebelumnya, Amien, yang juga Ketua Dewan Kehormatan PAN, meminta partainya tidak mengusung Presiden Joko Widodo dalam pilpres 2019. Amien mendorong partai mencari calon alternatif meski PAN merupakan partai koalisi pendukung pemerintah.

    Amien Rais mendorong kader PAN mendukung Zulkifli Hasan maju menjadi calon presiden. Menurut dia, posisi PAN dalam koalisi dan opsi Zulkifli menjadi calon wakil presiden adalah urusan belakangan.

    Baca juga: Alasan Gerindra, PKS dan PAN Berkoalisi di Pilkada 2018

    Eddy menambahkan, PAN memiliki suara kader yang beragam dengan dinamika yang tinggi. "Banyak yang menyuarakan opsi alternatif. Artinya, dinamika demokrasi itu hidup terhadap proses pemilihan 2019," ucapnya.

    Adapun Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Bandung hari ini mengatakan arah koalisi partai baru akan terlihat setelah rakernas. Zulkifli berujar tidak menutup kemungkinan ada poros ketiga dalam pilpres 2019.


     

     

    Lihat Juga