SPBU Berbek Industri Terbakar, Satu Korban Tewas

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kebakaran. Dok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ilustrasi kebakaran. Dok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, JakartaStasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Berbek Industri milik PT SIER di Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, terbakar, Kamis, 8 Maret 2018. Akibat kebakaran itu satu korban tewas di tempat dan empat korban lainnya mengalami luka bakar.

    "Kejadian ini mengakibatkan lima korban," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Komisaris Besar Himawan Bayu Aji kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis. Korban tewas merupakan kondektur truk bermuatan tabung elpiji.

    Baca juga: Truk Tangki BBM Milik Pertamina Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek

    Himawan mengatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 07.45 ketika truk bermuatan tabung elpiji tengah mengisi solar. Saat pengisian, muncul percikan api dan menyambar dispenser SPBU. "Selanjutnya terjadi kebakaran dan ledakan tabung."

    Kebakaran bisa diatasi setengah jam kemudian setelah 11 mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Kejadian itu setidaknya menghanguskan tiga kendaraan, yakni truk elpiji, truk bermuatan galon air, dan mobil Avanza yang tengah antre.

    Saat ini, garis polisi sudah terpasang di lokasi. Tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (INAFIS) dari Polresta Sidoarjo tengah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui pasti penyebab peristiwa yang menyebabkan korban jiwa itu.

    Baca juga: Truk BBM Terbakar di Tol Cikampek, Jasa Marga: Gunakan Alternatif

    Kebakaran yang menyebabkan ledakan sebanyak tiga kali itu sempat mengagetkan dan membuat panik warga yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Ledakan itu juga sampai menggetarkan kaca perkantoran di sekitar SPBU Berbek Industri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.