PAN: Peluang Poros Baru Pilpres 2019 Masih Terbuka

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengumumkan pasangan calon yang akan diusung di Pilgub Jawa Tengah dan Jawa Barat di kantor DPP PAN, Senopati, Jakarta Selatan, 9 Januari 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengumumkan pasangan calon yang akan diusung di Pilgub Jawa Tengah dan Jawa Barat di kantor DPP PAN, Senopati, Jakarta Selatan, 9 Januari 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan partainya membuka kemungkinan untuk membentuk poros baru koalisi partai dalam Pemilihan Presiden 2019. Ia mengatakan penjajakan antarpartai masih terus berlanjut.

    "Saya bilang, masih ada peluang, ada poros tiga, ada poros dua, ada poros satu juga. Semua masih terbuka, kan baru penjajakan-penjajakan," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 7 Maret 2018.

    Baca: Tak Ingin Ada Calon Tunggal, PAN Isyaratkan Berpaling dari Jokowi

    Zulkifli menjelaskan syarat ambang batas pencalonan presiden 20 persen kursi parlemen mengharuskan setiap partai berkoalisi. Menurut dia, hal itulah yang membuka peluang penjajakan antarpartai. "Pasti koalisi mengusung bersama-sama," ujarnya.

    Zulkifli, yang juga Ketua MPR ini, pun membuka rencananya untuk bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Ia tak membantah jika pertemuan tersebut untuk penjajakan koalisi.

    "Semua masih terbuka, saya kira bisa calon tunggal, bisa dua calon, bisa juga tiga calon. Mungkin nanti bulan Mei sudah kelihatan," katanya.

    Baca: Amien Rais Dorong Warga PAN Dukung Zulkifli Hasan Jadi Capres

    Jokowi menanti penantangnya dalam Pemilihan Presiden 2019. Jokowi resmi diusung oleh PDIP Perjuangan, Partai Hanura, NasDem, PPP, dan Partai Golkar. Sementara itu, Partai Gerindra dan PKS memberi isyarat untuk mengusung kembali Prabowo.

    PAN, bersama Partai Kebangkitan Bangsa, menjadi partai pendukung pemerintah yang belum menentukan sikap koalisi. Sikap keduanya, bersama Partai Demokrat, diyakini bakal mempengaruhi poros koalisi menjelang Pemilu 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.