Presiden Jokowi Akan Panen Raya Jagung di Tuban

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo direncanakan akan melakukan panen raya jagung di areal Perhutanan Sosial di Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur pada Jumat, 9 Maret 2018. (dok KLHK)

    Presiden Joko Widodo direncanakan akan melakukan panen raya jagung di areal Perhutanan Sosial di Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur pada Jumat, 9 Maret 2018. (dok KLHK)

    INFO NASIONAL-- Presiden Joko Widodo atau Jokowi direncanakan akan melakukan panen raya jagung di areal Perhutanan Sosial, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat, 9 Maret 2018. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi sekaligus akan memberikan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada masyarakat untuk pemerataan ekonomi.

    Presiden akan berada langsung di tengah kelompok tani hutan dan masyarakat dari beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Timur, yang dikonsentrasikan di Tuban.

    Pemberian hak akses kelola ini merupakan putaran kedua dari rangkaian safari Perhutanan Sosial Presiden Jokowi. Pada putaran pertama November 2017, Presiden telah menyerahkan izin pemanfaatan hutan melalui SK Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) serta SK Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (Kulin KK) seluas 10.162 hektare bagi 5.915 kepala keluarga untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, juga Jawa Timur.

    Saat itu, Jokowi menyatakan pemberian izin pemanfaatan hutan Perhutanan Sosial ini akan terus dilakukan sampai 2019 untuk memberikan status hukum yang jelas bagi masyarakat terhadap lahan. Dengan adanya SK ini, masyarakat dapat menggarap lahan tersebut selama 35 tahun serta akan dilakukan monitoring secara berkala.

    “Seluruh Indonesia sampai 2019, kita akan menyerahkan lahan seluas 4,3 juta hektare. Ini akan terus kita lakukan. Kita semua harus kerja keras agar bermanfaat untuk kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

    Terkait dengan rencana pemberian hak akses kelola Presiden kepada kelompok tani hutan dari Blitar, Malang, dan Bojonegoro, Wakil Bupati Tuban Nurnahar menyatakan Kabupaten Tuban sangat mendukung penuh acara ini. “Kami akan menjadi tuan rumah yang baik bagi sekitar 4.000 petani yang akan hadir di Tuban,” tuturnya.

    Nurnahar menyampaikan potensi Perhutanan Sosial di Tuban sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Di sana, terdapat empat Kesatuan Pengelolaan Hutan Perum Perhutani di Tuban, yang areal kerjanya dapat dikelola bersama masyarakat dengan pola tumpang sari, salah satunya dengan tanaman jagung.”

    Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tuban Murtaji menambahkan, hasil pertanian jagung di Tuban adalah tertinggi di Jawa Timur, dengan menggunakan pola tumpang sari, tanam sisip, juga panen kering. “Dalam 1 hektare dapat menghasilkan 4,5 ton jagung. Selain itu, tanaman kayu keras dapat tumbuh baik beriringan dengan tanaman semusim,” katanya.

    Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Supriyanto menjelaskan, di seluruh Indonesia, kawasan perhutanan sosial direncanakan 12,7 juta hektar dan sampai dengan 2019, akan diserahkan seluas 4,38 juta hektare.

    “Pencapaian realisasi penyiapan areal perhutanan sosial seluas 4,38 juta hektare sangat tergantung, antara lain kepada kecepatan masyarakat mengakses rencana lokasi, kesiapan kelompok tani hutan, dan pendampingan yang ada di wilayah,” ujarnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.