Peneliti: PSI Bertemu Jokowi, Elektabilitas Belum Tentu Naik

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum PSI Grace Natalie menjawab pertanyaan awak media dalam jumpa pers di DPP PSI, Jakarta, 15 Desember 2017. PSI dinyatakan memenuhi syarat untuk masuk tahapan verifikasi faktual bersama 11 parpol peserta pemilu lainnya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketum PSI Grace Natalie menjawab pertanyaan awak media dalam jumpa pers di DPP PSI, Jakarta, 15 Desember 2017. PSI dinyatakan memenuhi syarat untuk masuk tahapan verifikasi faktual bersama 11 parpol peserta pemilu lainnya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti dari Indonesian Public Institute Karyono Wibowo menilai pertemuan antara pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, tidak secara instan menaikan elektabilitas partai itu. Menurut dia perlu banyak usaha selain bertemu dengan Presiden, PSI perlu banyak usaha untuk menaikan elektabilitasnya.

    "Jadi tambah populer mungkin, tapi belum tentu elektabilitasnya ikut bertambah," ujar Karyono saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Ahad, 4 Maret 2018. Masyarakat belum tentu memilih PSI karena elektabilitas ditentukan oleh banyak faktor.

    Baca:
    Ombudsman Akan Telusuri Dugaan ...

    Karyono menilai dengan pola yang lakukan PSI saat ini, sulit bagi partai baru itu untuk berkembang. Pola yang dimaksud Karyono adalah usaha PSI yang mengusung anak muda sebagai ciri khas dari partai itu tanpa menonjolkan tokoh senior. Padahal, selama ini masyarakat cenderung memilih partai yang memiliki tokoh senior. “Itu kuat pengaruhnya terhadap elektabilitas."

    Ketua Umum PSI Grace Natalie dan Ketua Umum DPP PSI Tsamara Amany mengunjungi Istana Negara menemui Presiden Joko Widodo pada Kamis, 1 Maret 2018. Dalam pertemuan itu, Grace mengatakan membicarakan strategi pemenangan pemilu 2019 bersama dengan Jokowi.

    Namun, Grace membantah jika pertemuan itu hanya membicarakan mengenai strategi politik untuk pemenangan Jokowi pada 2019 mendatang. “Pembicaraan mengenai tips menang pemilu hanya sebagian kecil dari pembicaraan panjang PSI dengan Presiden Jokowi.” Grace menjelaskan dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Sabtu, 3 Maret 2018.

    Baca juga:
    Ungkap Pembicaraan dengan Jokowi, PSI ...
    Bertemu Jokowi, PSI Tawarkan Kampanye ...

    Komisi Ombudsman akan mendalami dugaan pelanggaran yang dilakukan Presiden Joko Widodo yang menerima PSI di Istana Negara.

    Namun Ombudsman akan mengkonfirmasi terlebih dahulu, baik kepada Jokowi    maupun PSI,  mengenai isi pembicaraan dalam pertemuan itu. “Karena kami baru mendapat informasi dari media saja,” kata Wakil Ketua Komisi Ombudsman Lely Pelitasari, Ahad, 4 Maret 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.