H-1 Penutupan Pendaftaran SNMPTN, Tercatat 486.205 Pendaftar

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi  Negeri (SNMPTN) mengerjakan soal di kampus Universitas Hasanuddin Makassar, (12/6). Pendaftar di kampus unhas untuk jalur SNMPTN tahun ini  mencapai 24.101 peserta. TEMPO/Hariandi Hafid

    Sejumlah peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mengerjakan soal di kampus Universitas Hasanuddin Makassar, (12/6). Pendaftar di kampus unhas untuk jalur SNMPTN tahun ini mencapai 24.101 peserta. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu hari sebelum pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2018 ditutup, tercatat 486.205 pendaftar.

    "Per tanggal 4 Maret, sudah 486.205 yang sudah mendaftar," ujar ketua panitia pusat SNMPTN dan SBMPTN 2018, Ravik Karsidi saat dihubungi Tempo, Senin 5 Maret 2018.

    Baca: Pendaftaran SNMPTN 2018, Jangan Sampai Lupa Password

    Pendaftaran SNMPTN dibuka sejak 13 Januari lalu dan akan ditutup pada 6 Maret. Nantinya, hasil seleksi akan diumumkan pada 17 April mendatang.

    Ravik mengatakan pihaknya tidak mengejar target jumlah pendaftar. Meskipun, sebelumnya mereka menargetkan jumlah pendaftar SNMPTN tidak lebih dari 800 ribu. "Berapa pun yang mendaftar, besok malam jam 23.57 sudah kami tutup. Tidak ada target," ujarnya.

    Ia juga mengimbau kepada calon pendaftar untuk segera mendaftar dan tidak menunda waktu lagi karena tinggal satu hari lagi. "Manfaatkan waktu yang tersisa," katanya.

    Baca: Berikut Panduan Pendaftaran SNMPTN 2018

    Sebanyak 85 Perguruan Tinggi Negeri membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN 2018. Berdasarkan informasi di situs resmi SNMPTN, pendaftar dapat memilih maksimal dua perguruan tinggi negeri (PTN). Jika memilih dua PTN, salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah asalnya. Apabila pendaftar memilih satu PTN, lokasi kampus bisa berada di provinsi mana pun. Pendaftar SNMPTN juga dapat memilih sebanyak-banyaknya tiga program studi, dengan ketentuan satu PTN maksimal dua program studi.

    Selain itu, urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan pendaftar. Jadi, pendaftar akan diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi. Pendaftar yang memilih program studi di dua PTN, jika tidak lulus di PTN pilihan pertama, akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan prodi dan ketersediaan daya tampung. Sedangkan, khusus pendaftar berstatus siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan masing-masing PTN.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.