Paus Sperma Terdampar di Perairan Situbondo Berhasil Digiring ke Tengah Laut

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus sperma tertangkap tidur berdiri. Kredit: Stephane Granzotto/National Geographic

    Paus sperma tertangkap tidur berdiri. Kredit: Stephane Granzotto/National Geographic

    TEMPO.CO, Situbondo - Paus Sperma sepanjang 17 meter yang terdampar di Pantai Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akhirnya berhasil diselamatkan dan digiring ke tengah laut, Sabtu dinihari tadi, 3 Maret 2018. Paus tersebut terdampar di Pantai Jangkar sejak Jumat dihari kemarin, 2 Maret 2018.

    Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar, Suko Wardono mengatakan upaya penyelamatan dilakukan sejak Jumat siang dengan melibatkan sejumlah instansi serta masyarakat dan nelayan. Selain BPSPL Denpasar, tim lain yang juga berperan melakukan penanganan antara lain Kamla (TNI-AL, Polair, Polsek Jangkar), Pangkalan PSDKP Benoa, BBKSDA Jatim, TN Baluran, PT Jasalindo serta Dinas Perikanan Situbondo.

    Baca juga: Video Viral: Paus Selamatkan Penyelam dari Serangan Hiu

    Suko mengatakan tim khudus BPPSPL Denpasar Wilker Surabaya tiba di lokasi pada Jumat malam dan langsung mengkoordinasikan tim lapangan untuk menemtukan langkah penyelamatan.

    Jaring juga dipersiapkan oleh BPSPL Denpasar untuk menggiring paus. Penggiringan dilakukan dengan menggunakan unit kapal nelayan. "Seekor Paus Sperma panjang 17 meter yang terdampar hidup di Pantai Jangkar Kabupaten Situbondo telah berhasil diselamatkan ke laut pada pukul 00.30 WIB," kata Suko.

    Pada pukul 01.15 WIB, tim kembali ke dataran, dan berhasil menggiring ke laut sejauh 3,5 mil dari pantai.

    Suko mengatakan sejumlah petugas hingga saat ini masih melakukan pengawasan untuk mengantisipasi kemungkinan kembali terdamparnya ikan paus itu. Informasi yang dihimpun TEMPO menyebutkan pada Jumat pagi, 2 Maret 2018 pukul 02.00 WIB, seorang nelayan, H Masruk melihat 2 ekor paus berenang mendekati Pantai Jangkar.

    Satu ekor berhasil ke tengah laut sementara satu ekor lainnya bergerak menuju daratan pantai sekitar 200 meter dari bibir pantai. Paus terjebak saat surut terendah yaitu sekitar pukul 04.00 WIB. Suko mengatakan, penggiringan paus tersebut dilakukan pada saat pasang yakni mulai pukul 22.00 WIB. Petugas dengan menggunakan perahu, membantu mendorong ikan paus ke tengah.

    Suko mengatakan laut di Selatan Madura atau lepas pantai Utara Jawa Timur merupakan lintasan Paus Sperma. "Mungkin ketika melintas, air laut sedang pasang hingga kemudian surut sehingga tidak bisa mengontrol. Akhirnya terdampar di situ. "Paus ini memiliki sensor kendali. Bisa jadi sensor mengalami gangguan bisa karena cuaca atau macam-macam lainnya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.