Humas Jabar Bantah Aher Jadi Pembicara Workshop MCA

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aher mengatakan, pembiayaan melalui pasar modal memiliki peran penting dalam pembangunan. Menurutnya, salah satu proyek pembangunan di Jawa Barat yang sukses menggunakan instrumen pembiayaan di pasar modal adalah Bandar Udara Internasional Kertajati, melalui pembiayaan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).

    Aher mengatakan, pembiayaan melalui pasar modal memiliki peran penting dalam pembangunan. Menurutnya, salah satu proyek pembangunan di Jawa Barat yang sukses menggunakan instrumen pembiayaan di pasar modal adalah Bandar Udara Internasional Kertajati, melalui pembiayaan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).

    INFO JABAR - Kepala Biro (Kabiro) Humas dan Protokol Pemprov Jabar Sonny S. Adisudarma mengatakan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) tidak pernah hadir dan menjadi pembicara dalam workshop yang diselenggarakan Muslim Cyber Army (MCA) di Cirebon, 20 Desember 2017 lalu.

    “Kami sangat menyayangkan nama Gubernur Ahmad Heryawan dikait-kaitkan dengan kegiatan yang digagas MCA,” kata Sonny, Jumat, 2 Maret 2018.

    Sonny menyampaikan hal itu merespon postingan dalam grup whatsApp The Family MCA berupa poster yang menyebutkan Ahmad Heryawan menjadi pembicara dalam workshop yang digagas oleh MCA. Postingan tersebut kini  viral di media sosial (medsos). “Kami tegaskan sekali lagi, tidak ada undangan yang disampaikan kepada Gubernur Jabar. Boleh jadi, panitia bermaksud mengundang namun kami tidak mengetahui ada pencantuman gambar Gubernur Jabar di poster kegiatan mereka,” ujar Sonny.

    Dia menuturkan pihaknya juga tidak mengetahui apakah kegiatan yang direncanakan digelar tanggal 20 Desember 2017 itu jadi dilaksanakan atau tidak. Yang  jelas, kata Sonny, pada hari itu Gubernur Jabar memiliki agenda di tempat lain. “Pada tanggal tersebut, sejak pagi Gubernur Jabar berada di Kabupaten Ciamis untuk mengunjungi korban gempa di Dusun Wonoharjo, Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran,” tuturnya.

    Untuk itu, Sonny mengajak masyarakat agar berhati-hati mengunakan media sosial. “Medsos bisa bermanfaat dan menjadi ladang ibadah bila digunakan untuk syiar dan kebaikan. Sebaliknya, akan menjadi lumpur dosa bila digunakan untuk fitnah dan keburukan,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.