Malam Ini JK Tiba di Tanah Air Setelah Berkunjung ke Afganistan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Wakil Presiden (Wapres) Indonesia Jusuf Kalla berbincang saat keduanya menghadiri konferensi kerjasama perdamaian dan keamanan di Kabul, Afganistan, 28 Februari 2018. Jusuf Kalla berkunjung ke Afganistan untuk menjadi pembicara tamu dan berbagi pengalaman dalam upaya perdamaian dalam konferensi Kabul Peace Process. REUTERS/Omar Sobhani

    Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Wakil Presiden (Wapres) Indonesia Jusuf Kalla berbincang saat keduanya menghadiri konferensi kerjasama perdamaian dan keamanan di Kabul, Afganistan, 28 Februari 2018. Jusuf Kalla berkunjung ke Afganistan untuk menjadi pembicara tamu dan berbagi pengalaman dalam upaya perdamaian dalam konferensi Kabul Peace Process. REUTERS/Omar Sobhani

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan tiba di Tanah Air, pada Kamis malam, 1 Maret 2018, setelah kunjungannya ke Afganistan sejak Selasa lalu. "Diperkirakan tiba di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 22.50 WIB," kata juru bicara Wakil Presiden, Husain Abdullah, dalam siaran tertulisnya, Kamis, 1 Maret 2018.

    Husain mengatakan Kalla mulai lepas landas dari Bandar Udara Internasional Hamid Karzai, Kabul, pada Kamis, pukul 10.00 waktu setempat. Kepergiannya dilepas oleh penasihat senior Presiden Afganistan Mohammad Akram K.H. dan Duta Besar Indonesia untuk Afganistan Mayor Jenderal TNI purnawirawan Arief Rachman.

    Baca juga: Tiba di Afganistan, Jusuf Kalla Langsung ke Istana Haram Sarai

    Menurut Husain, Kalla dan rombongan bertolak dari Afghanistan dengan menggunakan pesawat kepresidenan BBJ-2. Setelah menempuh penerbangan selama 2,5 jam, pesawat yang ditumpangi JK dan rombongan mendarat di Bandar Udara Ahmedabad Gujarat, India, untuk transit selama kurang-lebih satu jam.

    "Seusai pengisian bahan bakar pesawat, Wapres dan rombongan melanjutkan penerbangan menuju Jakarta," ujarnya.

    JK melakukan kunjungan kerja ke Afganistan selama kurang-lebih tiga hari, sejak Selasa, 27 Februari 2018. Di sana, JK menghadiri Konferensi Proses Perdamaian Kabul dan membagi pengalamannya mengenai upaya Indonesia dalam menangani konflik internal. Kehadirannya merupakan wujud komitmen Indonesia dalam mendukung perdamaian di dunia.

    Baca juga: Jusuf Kalla Kunjungan ke Afghanistan, Ini Agendanya

    Dukungan untuk perdamaian di Afganistan juga dinyatakan oleh Presiden Joko Widodo melalui kunjungan kenegaraan ke sana pada 29 Januari 2018. Dia menjadi Presiden Indonesia kedua yang menginjakkan kaki di Afganistan setelah Presiden Sukarno pada 1961.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.