Ketua MA Hatta Ali: Integritas Lembaga Peradilan Hal Mendasar

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Mahkamah Agung (MA) RI terpilih, Hakim Agung M Hatta Ali mengusap air matanya usai acara Pemilihan Ketua Mahkamah Agung RI di gedung MA, Jakarta, Rabu (8/2). TEMPO/Subekti

    Ketua Mahkamah Agung (MA) RI terpilih, Hakim Agung M Hatta Ali mengusap air matanya usai acara Pemilihan Ketua Mahkamah Agung RI di gedung MA, Jakarta, Rabu (8/2). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali membacakan laporan tahunan 2017 di JCC Senayan, Jakarta, Kamis, 1 Maret 2018. Dalam pembacaan yang juga dihadiri Presiden Joko Widodo itu, Hatta mengatakan bahwa integritas lembaga peradilan mejadi hal yang mendasar untuk dilaksanakan.

    Pelaksanaan kemandirian badan peradilan sebagai salah satu prinsip utama negara hukum, ujar Hatta, harus diarahkan pada upaya pencapaian tujuan hukum guna menegakkan hukum dan keadilan. "Hal tersebut bisa dilaksanakan jika dijalankan oleh hakim dan aparat keadilan yang berkompeten dan berintegritas. Masalah integritas menjadi hal yang sangat mendasar," kata Hatta.

    Baca: Ketua MA: Tunggakan Perkara 2017 Terendah Sepanjang Sejarah

    Menurut Hatta  di era teknologi yang berkembang pesat, informasi menjadi sangat cepat. Masyarakat menjadi semakin tanggap informasi, mereka tidak hanya melihat putusan, tetapi juga siapa hakim yang memutus. "Karena reputasi dan integritas seseorang akan merepresentasikan orang itu sendiri," ujar Hatta. 

    Menurut Hatta  laporan tahunan itu merupakan bentuk pertanggungjawan MA kepada publik atas segala upaya capaian kerja selama 2017. Tahun 2017, kata dia, merupakan awal periode 2 atas amanah yang diemban untuk memimpin MA. "Periode ini adalah masa untuk melanjutkan segala usaha, mentransformasikan lembaga peradilan sebagai organisasi yang modern untuk meningkatkan kepercayaan publik terhada lembaga peradilan," katanya.

    Simak: Hatta Ali Sebut 2017 Adalah Tahun Pembersihan MA dari Hakim Nakal

    Lebih lanjut Hatta menuturkan bahwa penyelenggaraan peradilan adalah bagian dari pelayanan masyarakat, khususnya para pencari keadilan. Badan peradilan tidak lagi hanya dituntut sederhana, cepat, biaya ringan, tetapi juga memberi pelayanan berkualitas. "Pengadilan tidak hanya didorong untuk memberi kebutuhan dasar hak sipli, tetapi juga memenuhi tujuan dan asas pelayanan publik," kata Hatta.

    Program kerja MA 2017, menurut dia, disusun dan dilaksakan berdasar roadmap reformasi birokrasi  2015-2019 yang berjalan secara simultan. "Roadmap ini memuat sasaran yang akan dicapai setiap tahun. Ada tiga kata kunci, yaitu kemandirian, integritas, pelayanan berkualitas," ujar Hatta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.