Sabtu, 21 Juli 2018

Sinyal Abraham Samad untuk Maju di Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik senior KPK Novel Baswedan (kiri), didampingi mantan ketua KPK Abraham Samad, di gedung KPK, Jakarta, 22 Februari 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    Penyidik senior KPK Novel Baswedan (kiri), didampingi mantan ketua KPK Abraham Samad, di gedung KPK, Jakarta, 22 Februari 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Abraham Samad memberi sinyal akan maju di Pemilihan Presiden 2019 mendatang. Saat ditanya apakah ia akan mendampingi Joko Widodo sebagai calon wakil presiden, Abraham Samad menjawab dengan diplomatis.

    "Kalian sendiri melihat pantas enggak? Cocoknya aku jadi ketua RT atau Cawapres?,” ucap Abraham usai menghadiri diskusi Indonesia Future Leaders Conference 2018, di Balai Sidang 45 Makassar, Kamis 1 Maret 2018.

    Baca juga: Abraham Samad: Di Dunia Pendidikan Rentan Terjadi Korupsi

    Kemudian wartawan menjawab jika Abraham cocok menjadi Wapres. Abraham tertawa lalu menjawab pertanyaan dari awak media. Abraham mengatakan bahwa jika publik mengatakan dirinya pantas menjadi Cawapres mendampigi Jokowi maka ia ucapkan terima kasih.

    “Jadi kalau kamu bilang cocok, pertama saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat dan wartawan yang menganggap saya layak,” ucap Abraham.

    Bahkan ia mengapresiasi dukungan dan support masyarakat yang luar biasa karena mendukungnya maju di Pilpres mendatang.

    “Cuman saya perlu diskusi dengan teman-teman, keluarga, dan terakhir perlu salat istikharah minta pentunjuk dari Tuhan,” kata Ketua KPK ke-4 ini. “ “Setelah kita selesaikan istikharah baru saya mengambil kesimpulan.”

    Baca juga: Disebut Kebal Hukum, Abraham Samad: Itu Sah Saja

    Namun, ucap Abraham yang terpenting saat ini dirinya mengapresiasi publik lantaran ada dorongan ke arah sana (Cawapres). “Tapi untuk memutuskan itu kita butuh satu sampai dua hari untuk melakukan salat istikharah,” tutupnya.

    Nama Abraham Samad sempat masuk dalam radar survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia atau Kedai Kopi. Menurut pendiri Kedai Kopi Hendri Satrio, nama Abraham Samad dan beberapa nama lainnya seperti Tuan Guru Bajang, Tito Karnavian, dan Anies Baswedan punya peluang meramaikan bursa persaingan di Pilpres 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.