Jokowi Akan Melantik Kepala BNN Pengganti Budi Waseso Hari Ini

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala BNN, Budi Waseso saat press conference kasus TPPU Narkotika yang melibatkan Kepala Rutan Kelas II B Purworejo, Jawa Tengah di Gedung BNN, Jakarta, 17 Januari 2018. Budi Waseso mengatakan, Kepala Rutan Klas IIB Purworejo Cahyono Adhi Satriyanto telah 18 kali menerima uang dari napi narkotika bernama Kristian Jaya Kusuma alias Sancai. TEMPO/Wildan Aulia Rahman

    Kepala BNN, Budi Waseso saat press conference kasus TPPU Narkotika yang melibatkan Kepala Rutan Kelas II B Purworejo, Jawa Tengah di Gedung BNN, Jakarta, 17 Januari 2018. Budi Waseso mengatakan, Kepala Rutan Klas IIB Purworejo Cahyono Adhi Satriyanto telah 18 kali menerima uang dari napi narkotika bernama Kristian Jaya Kusuma alias Sancai. TEMPO/Wildan Aulia Rahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi hari ini, Kamis, 1 Maret 2018 akan melantik Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang baru menggantikan Komisaris Jenderal Budi Waseso. Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi Inspektur Jenderal Heru Winarko akan menjadi pengganti Budi Waseso yang pensiun.

    Kabar penunjukan Heru sebagai calon kepala BNN yang baru dibenarkan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo. "Saya berharap Pak Heru jadi. Mudah-mudahan ada kabar yang baik tak lama lagi," kata Agus di kantor KPK, Rabu malam, 28 Februari 2018. Agus berujar pembahasan soal Heru menjadi Kepala BNN telah dilakukan sejak lama.

    Baca juga: Begini Karir Heru Winarko yang Bakal Menjadi Kepala BNN

    Berdasarkan undangan yang tersebar, pelantikan akan berlangsung pukul 09.00 di Istana Negara. Sebelumnya, Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi dan Informasi, Johan Budi mengatakan Presiden Jokowi telah menerima nama-nama yang diusulkan menggantikan Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso.

    "Nama-nama kepala sudah masuk ke Presiden. Itu beberapa waktu yang lalu," kata Johan Budi, di komplek Istana Negara, Jakarta, Rabu, 28 Februari 2018. Johan Budi mengatakan ada tiga nama calon pengganti Buwas yang disodorkan oleh Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian.

    Adapun kriteria pengganti Buwas, Johan Budi memastikan bahwa Presiden akan memilih Kepala BNN pengganti Budi Waseso, dari personel polisi yang terbaik, profesional, memiliki integritas tinggi, dan berani.

    Baca juga: Ketua KPK Benarkan Kabar Heru Winarko Jadi Kepala BNN

    Heru merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985, yang banyak berkecimpung di bidang reserse. Heru menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK mulai Kamis, 15 Oktober 2015. Selain Heru, saat itu, pimpinan KPK juga melantik Deputi Pencegahan yang diisi oleh Pahala Nainggolan, serta Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat oleh Ranu Mihardja.

    Saat mantan Kepala Kepolisian Daerah Lampung ini menjabat Deputi Penindakan KPK, Surat Peringatan kedua atau SP-2 diberikan kepada Novel Baswedan, Ketua Wadah Pegawai yang juga penyidik utama KPK. Saat itu, terjadi perseteruan antara Novel dengan Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.