Dua Mahasiswa UNS Tewas saat Snorkeling di Kabupaten Wakatobi

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tenggelam. bellanaija.com

    Ilustrasi orang tenggelam. bellanaija.com

    TEMPO.CO, Kendari-Dua mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tewas saat snorkeling di salah satu spot penyelaman Sombu Wangi-wagi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Senin, 26 Februari 2018. Korban sedang snorkeling bersama tujuh rekannya. Dua korban meninggal atas nama Aji, 20 tahun, mahasiswa semeter akhir asal Karanganyar, Jawa Tengah dan Fadlan, 21 tahun, dari Medan.

    Nahas bermula ketika Aji dan Fadlan melakukan snorkeling sekitar 10 meter dari dermaga Sombu tanpa pemandu. Pada saat berenang  keduanya tersapu gelombang cukup besar. Akibatnya Aji dan Fadlan terseret jauh dari dermaga.

    Baca: Dukung Pariwisata dan Perikanan Wakatobi, PLN Kirim 1 Genset

    “Mereka kelelahan melawan arus. Sedangkan teman mereka berhasil menyelematkan diri berenang ke tepi dermaga,” kata Kepala Kepolisian Resor Wakatobi Ajun Komisaris Besar Hadi Winarno saat dikonfrimasi Tempo.

    Adapun tujuh mahasiswa yang selamat dalam penanganan tim medis karena shock. Korban tewas langsung dievakuasi ke kamar mayat rumah sakit setempat. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

    Pemulangan terhadap dua jenazahmenjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah  Wakatobi. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Wakatobi Muhammad Ilyas Abibu.

    Simak: Garuda Indonesia Kini Melayani Penerbangan Rute Kendari-Wakatobi

    Menurut Ilyas pihaknya tengah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk membawa pulang dua jenazah tersebut. "Kami berusaha besok untuk dipulangkan, karena salah satunya dari Medan dan Karanganyar yang jauh dari Solo," katanya.

    Berdasarkan keterangan, para mahasiswa UNS tersebut sejatinya baru melaksanakan kuliah kerja nyata atau KKN di Kecamatan Kaledupa. Keberadaan mereka di Wakatobi diketahui sudah 44 hari. Sebab masa KKN sudah selesai, namun belum pulang bersama mahasiswa lainnya karena menunggu dua temannya yang ingin berkunjung ke Wakatobi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.