Fadli Zon: Anies Baswedan Maksimal Jadi Cawapres di Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fadli Zon, datang ke Kantor Kepolisian Resor Metro Jaya pada pukul 23.24 WIB untuk menjenguk koleganya, Ahmad Dhani. Dhani sampai saat ini sedang diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian, Jakarta, 30 November 2017. Tempo/Adam Prireza

    Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fadli Zon, datang ke Kantor Kepolisian Resor Metro Jaya pada pukul 23.24 WIB untuk menjenguk koleganya, Ahmad Dhani. Dhani sampai saat ini sedang diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian, Jakarta, 30 November 2017. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Gerindra belum mempertimbangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden dalam Pemilihan Presiden 2019. Menurut Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, saat ini Anies maksimal berpotensi maju sebagai calon wakil presiden.

    "Yang leading di semua survei hanya ada Pak Jokowi dan Pak Prabowo, yang lain lebih kepada portofolio cawapres," ucap Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin, 26 Februari 2018.

    Baca juga: Alvara: Anies Baswedan Paling Diinginkan Jadi Cawapres Prabowo

    Fadli mengatakan dalam politik kemungkinan apa pun bisa terjadi. Namun, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu mengingatkan untuk mengajukan capres dan cawapres memerlukan dukungan setidaknya 20 persen dari jumlah kursi di Parlemen. "Kami lihat rasionalitasnya," ucap Fadli menambahkan.

    Saat ini, kata Fadli, Gerindra telah mantap akan mengajukan Prabowo Subianto sebagai capres 2019. Pencalonan Prabowo sebagai capres tersebut merupakan harga mati bagi Gerindra.

    Beberapa hasil survei menggadang nama Anies Baswedan berpotensi maju sebagai capres penantang Joko Widodo dalam pilpres 2019. Salah satunya adalah survei Indo Barometer yang dirilis pada 15 Februari 2018 lalu.

    Dalam survei Indo Barometer tersebut, Anies memiliki tingkat keterpilihan 12,1 persen, sedangkan Jokowi 49,9 persen. Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari mengatakan Anies Baswedan berpeluang menjadi penantang kuat Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019.

    Baca juga: Peluang Anies Baswedan di Pilpres 2019 Menurut 3 Lembaga Survei

    Indo Barometer mengadakan survei di 34 provinsi di Indonesia pada 23-30 Januari 2018. Sampel yang digunakan sebanyak 1.200 responden, dengan margin of error 2,83 persen pada titik kepercayaan 95 persen.

    Metode yang digunakan adalah multistage random sampling kepada masyarakat yang memiliki hak pilih berdasarkan peraturan. Teknik pengumpulan data survei ini dengan melakukan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.

    ZARA AMELIA | CHITRA PARAMAESTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.