Novel Baswedan Tetap Salat Berjemaah dan Fokus Penyembuhan

Editor

Amirullah

Penyidik senior Novel Baswedan usai menjalankan salat zuhur di Masjid Al Ihsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu, 24 Februari 2018. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, berjalan menuju Masjid Al Ihsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Arah jarum jam menunjukkan pukul 12.07 WIB. Saatnya Novel menjalankan salat zuhur. Novel mengenakan gamis krem, peci putih, dan kacamata.

Novel dikenal sebagai pribadi yang menjaga salat berjemaah. Bahkan, insiden penyiraman air keras pada 11 April 2017 terjadi seusai Novel salat subuh di masjid dekat rumahnya, Al Ihsan.

Baca juga: KPK: Usulan Pembentukan TGPF Novel Baswedan Tergantung Jokowi

Sepulang dari Singapura untuk menjalani pengobatan, Novel tetap menjalankan rutinitas beribadah di Masjid Al Ihsan. Hari ini, misalnya, ia melaksanakan salat zuhur berjemaah dan baru keluar masjid sekitar pukul 12.33 WIB.

Novel tampak ditemani tiga hingga empat pria. Mereka adalah utusan KPK yang menjaga keamanan Novel. Meski di akhir pekan, Novel tak berencana jalan-jalan bersama istri dan anaknya. Novel berfokus pada kesembuhan mata kirinya yang disiram air keras oleh orang tak dikenal.

"Tidak ada (rencana jalan-jalan). Saya kira fokus pengobatan selesai. Nanti yang lain-lain belakangan," kata Novel seusai salat di Masjid Al Ihsan, Jakarta Utara, Sabtu, 24 Februari 2018.

Dia mengaku belum bisa kembali bekerja mengusut perkara korupsi. Mata kiri yang belum sembuh total menjadi penyebabnya. Ia masih harus menjalani dua operasi di Singapura. Operasi sebelumnya sudah berjalan dengan pemasangan artificial cornea. Pemasangan itu untuk memaksimalkan pertumbuhan selaput mata kiri Novel. "Kalau nanti tidak tuntas kan jadi berantakan semua," ujar Novel.

Sekitar 90 persen kornea mata kiri Novel terbakar setelah disiram air keras pada April lalu. Novel pun harus berobat di Singapura dan menjalani operasi tahap satu pada 17 Agustus 2017. Saat ini, Novel mengaku mata kirinya tidak bisa melihat sama sekali. Sedangkan mata kanannya tidak berfungsi normal lantaran apa yang dilihatnya berkabut.

Seusai salat, Novel langsung kembali ke rumahnya dan masih dikawal tim pengamanan KPK. Di depan rumah Novel yang berlokasi di Jalan Deposito itu tampak berdiri sebuah tenda.

Di dalam tenda tampak seperti kos-kosan. Ada satu kasur, dispenser, beberapa kardus air mineral, dan snack. Ada juga meja untuk menaruh teh, kopi, dan gula.

Baca juga: Operasi Lancar, Novel Baswedan Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi

"Tenda buat mereka jaga. Setelah kejadian penyiraman air keras ada penjagaan di depan rumah Novel," ujar salah satu penjaga keamanan kompleks, Sapri.

Nuansa sepi menyelimuti di sekitar rumah Novel. Namun, penjagaan semakin ketat. Selain dijaga tim keamanan, jalan menuju rumah Novel ditutup palang berwarna hitam putih. Dua scoop jalan berwarna oranye, tanda tidak boleh lewat, terpampang di depan rumah. Jaraknya hanya satu rumah di sebelah kediaman Novel.






Lukas Enembe Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut Dicecar Soal Nama Pengusaha dan Hasil Kekayaan

5 jam lalu

Lukas Enembe Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut Dicecar Soal Nama Pengusaha dan Hasil Kekayaan

Kuasa Hukum, Lukas Enembe Petrus Bala Pattyona, mengatakan kliennya ditanyai sejumlah pertanyaan termasuk mengkonfirmasi sejumlah nama pengusaha


KPK Periksa Kembali Lukas Enembe untuk Tanyakan Barang Bukti

6 jam lalu

KPK Periksa Kembali Lukas Enembe untuk Tanyakan Barang Bukti

Lukas Enembe menjadi tersangka dalam kasus suap sejumlah proyek pembangunan di Papua.


Nama Said Aqil Disebut di Sidang Kasus Unila, Sekretaris SAS Institute: Beliau Subyek Korban

7 jam lalu

Nama Said Aqil Disebut di Sidang Kasus Unila, Sekretaris SAS Institute: Beliau Subyek Korban

Sekretaris Eksekutif Said Aqil Siroj Institute, Abi Rekso menyatakan Said Aqil menjadi subjek korban dalam praktik korupsi di Unila.


Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

7 jam lalu

Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

Sebanyak 15 orang personel Polri bergabung dengan KPK sebagai penyidik. Mereka telah menjalani serangkaian tahapan seleksi


Polri Kirim 15 Orang Personel yang Bertugas Jadi Penyidik KPK

9 jam lalu

Polri Kirim 15 Orang Personel yang Bertugas Jadi Penyidik KPK

Polri telah mengirimkan 15 orang personel untuk menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama empat tahun ke depan


Profil Samanhudi Anwar, Bekas Wali Kota Blitar Perampok Rumah Dinas Penggantinya

2 hari lalu

Profil Samanhudi Anwar, Bekas Wali Kota Blitar Perampok Rumah Dinas Penggantinya

Samanhudi Anwar menjadi tersangka dan ditahan Polda Jatim. Moncer di politik, kejeblos suap ijon proyek gedung SLTP di Blitar.


Pedagang Burung Korban Salah Blokir BCA atas Permintaan KPK, Siapa Ilham Wahyudi Ini?

3 hari lalu

Pedagang Burung Korban Salah Blokir BCA atas Permintaan KPK, Siapa Ilham Wahyudi Ini?

Ilham Wahyudi pedagang burung rekeningnya diblokir BCA atas permintaan KPK. Salah blokir, maksudnya Ilham Wahyudi lain.


KPK Ingatkan Nilai Manfaat Dana Haji Bisa Habis Jika Persentase Subsidi Tak Diubah

3 hari lalu

KPK Ingatkan Nilai Manfaat Dana Haji Bisa Habis Jika Persentase Subsidi Tak Diubah

KPK khawatir jemaah tunggu bakal tidak bisa menikmati subsidi dari nilai manfaatnya karena sudah habis terpakai jemaah kloter sebelumnya.


Rekening Penjual Burung Diblokir BCA atas Perintah KPK, YLKI: Melanggar Hak Konsumen

3 hari lalu

Rekening Penjual Burung Diblokir BCA atas Perintah KPK, YLKI: Melanggar Hak Konsumen

YLKI menyatakan seharusnya BCA mengkonfirmasi ke penyidik sebelum memblokir nomor rekening seseorang.


Temui Pimpinan KPK, Menteri Agama Ungkap Dua Saran yang Belum Dilaksanakan

4 hari lalu

Temui Pimpinan KPK, Menteri Agama Ungkap Dua Saran yang Belum Dilaksanakan

Menteri Agama Yaqut bertemu pimpinan KPK membahas saran dan rekomendasi yang pernah diberikan mengenai pelaksanaan haji.