Bertemu Solihin GP, Jokowi Bicara Soal Citarum dan Pilkada Jabar

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo membungkukkan badan sebelum memberikan sambutan pada pembukaan Zikir Kebangsaan dan Rakernas I Majelis Zikir Hubbul Wathon di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, 21 Februari 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    Presiden Joko Widodo membungkukkan badan sebelum memberikan sambutan pada pembukaan Zikir Kebangsaan dan Rakernas I Majelis Zikir Hubbul Wathon di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, 21 Februari 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyempatkan diri mengunjungi Solihin GP, tokoh Jawa Barat di sela kunjungan kerjanya di Bandung, Kamis, 22 Februari 2018. Dia membantah pertemuan itu membahas sola pemilu presiden 2019. “Saya kalau ngomong ndak. Ya ndak,” kata dia selepas bertemu para gubernur yang berkumpul dalam Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Bandung, Kamis, 22 Febrari 2018.

    Jokowi mengatakan, pertemuan itu hanya silaturahmi. “Silaturahmi anak dengan bapak, junior dengan senior,” kata dia.

    Baca juga: Cerita Jokowi ke Ulama, Blusukan di Afganistan dan Pilkada Damai

    Jokowi mengatakan, sejumlah hal sempat dibicarakan keduanya. “Berkaitan pertama, tadi bercerita mengenai revitalisasi wilayah daerah aliran Sungai Citarum, dari hulu, tengah, hilir. Itu banyak kita sampaikan itu,” kata dia.

    Jokowi mengatakan, Mang Ihin, panggilan Solihin GP meminta agar penyelesaian masalah Sungai Citarum bisa menjadi contoh penyelesaian masalah sungai-sungai lainnya di Indonesia. “(Mang Ihin meminta) harus konsisten, diselesaikan, harus rampung, harus selesai supaya bisa jadi contoh bagi daerah aliran sungai yang lainnya,” kata dia.

    Baca juga: Jokowi Minta Polisi Cegah Penyerangan terhadap Tokoh Agama

    Menurut Jokowi, obrolan keduanya juga menyinggung soal pilkada serentak di Jawa Barat. “Beliau meminta agar untuk menjamin keamanan. Ini untuk diperhatikan. Sehingga pemilihan gubernur, bupati, walikota berjalan dengan damai, ketenangan, kesejukan. Itu kira-kira,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.