Pilpres 2019, Hanura Usung Wiranto Jadi Cawapres Jokowi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto dan Menteri Luar Negeri Retno LP. Marsudi seusai menghadiri acara pembukaan rapat kerja Kepala Perwakilan RI dengan Kementerian Luar Negeri, Jakarta, 12 Februari 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Presiden Joko Widodo bersama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto dan Menteri Luar Negeri Retno LP. Marsudi seusai menghadiri acara pembukaan rapat kerja Kepala Perwakilan RI dengan Kementerian Luar Negeri, Jakarta, 12 Februari 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapto Odang mengumumkan Ketua Dewan Pembina Partai Wiranto sebagai wakil presiden yang akan diusung dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 untuk mendampingi calon presiden inkumben Jokowi. "Sudah pantas saya mengatakan Pak Wiranto adalah calon saya menjadi wakil presiden," ujar Oesman dalam sambutannya dalam peluncuran nomor urut partai di kediaman pribadinya, Kamis, 22 Februari 2018.

    Setelah mendeklarasikan Wiranto sebagai Wapres dari Partai Hanura, Oesman meminta kadernya berdiri dan menyatakan Wiranto sebagai wakil presiden. "Nyatakan Pak Wiranto sebagai Wapres."

    Baca:
    Megawati Mulai Mencari Cawapres Jokowi untuk Pilpres 2019 ...
    Golkar Bantah Opsi Jokowi-Airlangga di Pilpres ...

    Oesman juga memerintahkan kadernya memasang foto Wiranto di tiap ranting, sebagai wujud dukungan penuh dari partai. "Sekali bertempur tetap bertempur," kata dia.

    Ahad lalu, 18 Februari, Komisi Pemilihan Umum mengundi nomor urut partai politik peserta Pilpres 2019. Partai Hanura mendapatkan nomor 13.

    Baca juga: Survei: Prabowo Peringkat Atas Penantang Jokowi di PIlpres 2019 ...

    Oesman mengatakan sebelumnya dia ingin mendapatkan nomor ganjil yang paling besar untuk Hanura. Saat pengundian dia begitu senang ketika mendapat nomor 13. "Dalam Islam, 13 angka berkah," ujarnya. Namun ia tidak menjelaskan dasar pendapatnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.