Unhas Sediakan 2.466 Bangku untuk SNMPTN

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melihat pengumuman di Makassar, Jumat (6/7) malam. ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

    Sejumlah peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melihat pengumuman di Makassar, Jumat (6/7) malam. ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

    TEMPO.CO, Makassar - Universitas Hasanuddin Makassar menetapkan daya tampung sebanyak 7.067 kuota untuk  penerimaan mahasiswa baru 2018. “Untuk jalur SNMPTN kuota Unhas adalah 35 persen dari daya tampung atau 2.466,” kata Juru bicara Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman kepada Tempo, Rabu, 21 Februari 2018.

    Menurut dia, total daya tampung Unhas tersebut tersebar pada 60 program studi S1. “Unhas tahun ini tidak ada penambahan prodi baru untuk S1. Jadi masih sama 60 prodi,” ucap Ishaq. “

    Namun, lanjut dia, ada tiga tambahan kelas internasional yang di buka tahun 2018., yaitu Teknik Geologi, Kelautan, dan Hubungan Internasional.

    “Jadi, sudah ada enam kelas internasional, sebelumnya sudah ada Manajemen, Akuntansi, dan Kesehatan Masyarakat,” kata Ishaq.

    Dia menjelaskan bahwa pendaftaran seleksi mahasiswa baru tahun ajaran 2018/2019 melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mulai dibuka sejak Rabu 21 Februari. Hal itu sesuai  jadwal dari Panitia Pusat SNMPTN/SBMPTN.

    Unhas sendiri  membuka tiga jalur penerimaan yakni SNMPTN, Seleksi Bersama Masuk Pergurun Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Jalur Mandri. Namun prosentasenya berbeda dengan tahun lalu, di mana masing-masing SNMPTB dan SBMPTN menerima 35 persen dan Mandiri 30 persen.

    Sedangkan untuk tahun ini jalur SBMPTN diterima 45 persen  atau 3.168 kursi dan  Mandiri 20 persen atau 1.442 kursi. Pendaftaran  SBMPTN akan mulai dibuka pada 5 April 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.