Cegah Gangguan Kamtibmas, Polda Jawa Tengah Razia 20 Orang Gila

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi razia pengemis. TEMPO/Dasril Roszandi

    Ilustrasi razia pengemis. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Semarang - Kepolisian Daerah Jawa Tengah dengan Dinas Sosial melakukan razia terhadap orang dengan gangguan jiwa atau orang gila sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal ini berkaitan dengan penyerangan terhadap pemuka agama, yang belakangan terjadi.

    "Sudah mulai dilaksanakan di sejumlah daerah bersama dengan Dinas Sosial," kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono di Semarang, Rabu, 21 Februari 2018.

    Baca: Antisipasi Serangan ke Tokoh Agama, Polisi Tangkap 15 Orang Gila

    Condro menyebut razia bersama itu sudah dilakukan di wilayah Cilacap, Solo, dan Kebumen. Dari hasil razia tersebut, ia mengatakan sudah ada 20 penderita gangguan jiwa yang dijaring. "Selanjutnya diserahkan kepada Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.

    Kegiatan semacam itu, kata Condro, akan terus dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Tengah. Ia mengungkapkan wilayah Jawa Tengah masih cukup kondusif pada masa kampanye pilkada tahun ini.

    Baca: Pesantren Sangsikan Kebenaran kabar Penyerang Ulama Orang Gila

    Meski demikian, menurut Condro, tidak menutup kemungkinan ancaman gangguan kamtibmas dapat terjadi di wilayah setempat. Ia mengatakan suasana kondusif itu tidak lepas dari peran para calon kepala daerah yang berkomitmen mewujudkan pilkada damai. "Kegiatan kampanye digelar secara santun, etis, dan damai," ucapnya.

    Razia serupa juga telah digelar di Jawa Timur. Tim gabungan dari kepolisian, Tentara Nasional Indonesia, dan Dinas Sosial telah mengamankan 20 orang gangguan jiwa, yang dikhawatirkan dapat mengganggu kamtibmas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.