Zulkifli Hasan: Semoga Kemenangan di Jakarta Terulang di Nasional

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Majelis Permusyawaran Rakyat Zulkifli Hasan (Zulhasan) bersama tokoh agama pada acara bersama IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) di Gedung MPR RI, Senin, 12 Februari 2018. (dok.MPR)

    Ketua Majelis Permusyawaran Rakyat Zulkifli Hasan (Zulhasan) bersama tokoh agama pada acara bersama IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) di Gedung MPR RI, Senin, 12 Februari 2018. (dok.MPR)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) Zulkifli Hasan tak menutup kemungkinan kekuatan Islam akan berperan besar dalam pertarungan politik tingkat nasional.

    Menurut Zulkifli, kemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 yang didukung kelompok Islam menjadi pertanda baik. Kemenangan itu, ucap Zulkifli, didukung dengan jumlah umat Islam yang mencapai 85 persen penduduk Indonesia.

    Baca juga: Dulu PAN ke Prabowo Subianto, Kini Masih ke Jokowi Tapi...

    “Secara umum 85 persen itu belum mampu kita konversi menjadi kekuatan politik, tapi mudah-mudahan Jakarta kemarin memberikan tanda. Jakarta menang, tempat lain juga (akan menang). Bahkan mudah-mudahan di tingkat nasional nanti kita menang,” kata Zulkifli di hadapan umat Islam dalam acara seminar bertajuk Menghadapi Fenomena Pendzaliman Terhadap Para Ulama di Gedung Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Jakarta Pusat pada Selasa, 20 Februari 2018.

    Meski demikian, Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu juga mengimbau kepada umat Islam untuk tetap menjaga persatuan. Mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu berpesan kepada umat untuk saling menghormati agama lain. "Perlu persatuan, perlu kebersamaan antara kita," ucap Zulkifli Hasan.

    Sebelumnya, peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Taufik Febri memaparkan, momentum sentimen agama muncul dalam pilkada DKI Jakarta 2017. Menurut Taufik, pilkada DKI Jakarta 2017 telah membangunkan kesadaran masyarakat atas perlunya sosok pemimpin Muslim.

    Baca juga: Pernyataan Soal LGBT Timbulkan Polemik, Zulkifli Hasan Menghindar

    Sentimen agama itu diduga bakal terasa saat pilpres 2019. Bahkan, survei LSI yang rilis pada Sabtu, 27 Januari 2018, memunculkan lima tokoh muda Islam yang dianggap cocok maju sebagai calon wakil presiden (cawapres). Kelima nama itu muncul lantaran meningkatnya sentimen agama pasca pilkada DKI Jakarta 2017.

    "Sentimen agama sudah menemukan momentumnya saat pemilihan kepala daerah (pilkada) Jakarta," kata Peneliti LSI Taufik Febri dalam diskusi 'Menemukan Tokoh Muda dan Islami' di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat pada Sabtu, 27 Januari 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.