Ke Jepang, JK Terima Penghargaan dari Universitas Hiroshima

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas keberangkatan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Jepang, di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, 19 Februari 2018. Setwapres

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas keberangkatan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Jepang, di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, 19 Februari 2018. Setwapres

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK Senin malam, 19 Februari 2018 bertolak ke Jepang. JK berangkat dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Ngurah Ray Denpasar, Bali sebelum akhirnya menuju Osaka, Jepang.

    Dalam foto yang diterima Tempo, tampak Wapres JK diantar Gubernur DKI Anies Baswedan masih mengenakan seragam Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berwarna coklat. Keduanya tampak akrab. 

    Juru Bicara Wapres Husein Abdullah mengatakan, Wapres dan Mufidah Jusuf Kalla diperkirakan tiba di Bandara Internasional Kansai, Osaka, pada Selasa pukul 08.30 waktu setempat atau sekitar 06.30 WIB, setelah menempuh penerbangan selama 6 jam 40 menit.

    Di Osaka, Wapres diagendakan menerima sejumlah tamu, salah satunya mantan duta besar Jepang, Yutaka Limura. Hari berikutnya, Wapres akan menerima gelar doktor HC di bidang perdamaian dan pembangunan dari Universitas Hiroshima. "Setelah itu, Wapres JK memberikan kuliah umum dan dialog tanya-jawab di tempat yang sama" kata Husein dalam keterangannya, Senin 19 Februari 2018.

    Baca juga: Soal Anies Baswedan Dicegat Paspampres, Istana Angkat Bicara

    Gelar ini akan menjadi gelar doktor kehormatan (honoris causa) ke-11 yang diterima JK dari berbagai universitas terkemuka di dalam maupun luar negeri. Adapun gelar doktor kehormatan yang sudah diterima JK, di antaranya dari Universitas Malaya, Malaysia (2007); Universitas Soka, Jepang (2009); Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung (2011); Universitas Hasanuddin, Makassar (2011); dan Universitas Brawijaya, Malang (2011).

    Gelar serupa juga diperoleh dari Universitas Indonesia, Depok (2013); Universitas Syiah Kuala, Aceh (2015); Universitas Andalas, Padang (2016); dan Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar (2018).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.