Forum Rektor Minta Kemenristekdikti Lakukan Debirokratisasi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mahasiswa di kampus. Shutterstock

    Ilustrasi mahasiswa di kampus. Shutterstock

    TEMPO.CO, Makassar - Sebanyak 527 pimpinan perguruan tinggi dan swasta mengikuti Temu Tahunan Forum Rektor Indonesia XX dan Konvensi Kampus XIV di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar pada 15-16 Februari.

    Ketua Forum Rektor, Prof Suyatno mengungkapkan bahwa pertemuan antar rektor se-Indonesia ini untuk melakukan kajian pokok agar Indonesia maju.

    “Fokus utama kami memang membahas tentang pembangunan yang bisa memajukan ekonomi, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila,” ucap Suyatno.

    Pertemuan itu, kata Suyatno, menghasilkan sejumlah rekomendasi. Diantaranya mendorong perguruan tinggi untuk melakukan inovasi dan riset.

    Baca juga: Forum Rektor Desak PBB Usut Krisis Rohingya

    Sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam menyokong sektor ekonomi dan daya saing bangsa di tengah arus percaturan global secara masif yang akan memengaruhi sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Selain itu, lanjut dia, Forum Rektor juga mendorong Kemenristek melakukan debirokratisasi kelembagaan dan deregulasi perizinan bagi pembentukan prodi-prodi baru serta terobosan untuk menjawab persoalan era disrupsi dan revolusi industri ke empat.

    “Kami juga meminta kepada pemerintah untuk menyusun dan menetapkan kebijakan yang mendorong pihak industri.”

    Hal itu agar bisa bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk melakukan riset dan inovasi yang memiliki nilai ekonomi dan berdampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat.

    Selanjutnya mengembalikan nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui berbagai strategi dan langkah yang harus dilakukan semua institusi khususnya perguruan tinggi.

    Sebab persoalan karakter bangsa yang menjadi pondasi utama dalam persiapkan kader dan SDM berkualitas yang memiliki daya saing tinggi menghadapi disrupsi peradaban.

    Kemudian meminta DPR, DPD pemerintah dan MPR mengadakan joint session untuk menyusun haluan negara dalam perencanaan pembangunan nasional.

    Baca juga: Pertemuan Forum Rektor dengan Jokowi Diprotes Mahasiswa 

    Dengan adanya revolusi industri generasi ke empat maka Forum Rektor menetapkan kelompok kerja (Pokja) sesuai dengan dinamika perkembangan di era revolusi industri. Diantaranya Pokja pembangunan ekonomi nasional, penguatan demokrasi pancasila, pendidikan tinggi berdaya saing, kepemimpinan nasional cerdas dan berkarakter serta ketahanan pangan.

    Acara Forum Rektor ini dibuka oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Pada kesempatan itu Jokowi meminta agar universitas membuka program-program baru sesuai kebutuhan zaman. Jokowi bahkan menantang untuk membuka fakultas sepak bola atau fakultas kopi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.