Novel Bamukmin: Bila Ada SP3, Rizieq Shihab Langsung Pulang

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rizieq Shihab, mengacungkan jempolnya saat menjadi saksi dalam sidang terdakwa kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ketika persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 28 Februari 2017. Jaksa Penuntut Umum menghadirkan dua orang saksi ahli yaitu Rizieq Shihab dan Ahli Hukum Pidana Abdul Chair Ramadhan. Raisan Al Farisi/Republika/pool

    Rizieq Shihab, mengacungkan jempolnya saat menjadi saksi dalam sidang terdakwa kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ketika persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, 28 Februari 2017. Jaksa Penuntut Umum menghadirkan dua orang saksi ahli yaitu Rizieq Shihab dan Ahli Hukum Pidana Abdul Chair Ramadhan. Raisan Al Farisi/Republika/pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPD FPI DKI Jakarta Novel Bamukmin mengatakan Rizieq Shihab masih melakukan salat istikharah untuk memutuskan apakah akan kembali ke Indonesia pada 21 Februari mendatang. "Tetap istikharah, tanggal 19-20 Februari baru ditetapkan," kata Novel saat dihubungi Tempo, Ahad 18 Februari 2018.

    Novel mengatakan, istikharah dilakukan Rizieq karena pulang ke Indonesia merupakan keputusan yang berat dan penuh pertimbangan. Namun, Novel dapat memastikan Rizieq pulang jika kepolisian mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3 atas kasus yang sedang membelit Pimpinan FPI itu.

    Baca juga: Presidium 212: Jika Diminta Anies, Rizieq Shihab Pasti Pulang

    "Kalau ada SP3 pasti pulang, enggak usah nunggu istikharah," ujar Novel. Istikharah dilakukan karena keputusan untuk pulang dianggap berat tanpa adanya SP3. "Kalau memang terjadi benturan yang luar biasa, mendingan beliau menahan diri," kata Novel.

    Pada 26 April 2016, Rizieq ditetapkan tersangka oleh kepolisian atas perkara dugaan kasus pornografi. Sebulan sebelumnya, Rizieq telah meninggalkan Indonesia untuk pergi ke Arab Saudi.

    Rizieq Shihab telah mendapatkan tiket pesawat yang akan membawanya tiba di Jakarta pada 21 Februari 2018. Kepulangan Rizieq akan disambut oleh Panitia Penyambutan Imam Besar (PPIB) 212 bentukan Alumni 212.

    Baca juga: Presidium 212: Rizieq Shihab Harus Tiru Kenegarawanan Ahok

    Novel mengatakan, Ketua Panitia Penyambutan Imam Besar Habib Rizieq, Eggy Sudjana, telah bertemu Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk membahas SP3 Rizieq. Novel mengatakan pertemuan itu terjadi sekitar sepekan lalu. "Kami tinggal nunggu hasinya dari Kapolri," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.