OTT Kepala Daerah, Zulkifli Hasan: Ini Peringatan Keras

Penyidik menunjukkan barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Subang disaksikan wakil ketua KPK Basaria Panjaitan, di gedung KPK, Jakarta, 14 Februari 2018. Uang ratusan juta rupiah disita dalam OTT Bupati Subang Imas Aryumningsih pada Selasa malam, 13 Februari 2018. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan prihatin atas banyaknya kepala daerah yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belakangan ini. Atas penangkapan itu, Zulkifli berharap tak ada lagi kepala daerah yang terseret korupsi.

Menurut Zulkifli, tidak ada lagi ruang untuk melakukan korupsi. "Karena itu, ini menjadi peringatan keras dan jangan sampai ada lagi seperti ini," kata Zulkifli di Kedai Kopi Kwang Koan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu, 17 Februari 2018.

Baca: 8 Kepala Daerah yang Diduga Korupsi untuk Modal Pilkada

Dua pekan ini, beberapa kepala daerah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan memberi ataupun menerima suap. Mereka terjaring dalam OTT KPK.

Pada Jumat, 16 Februari 2018, misalnya, KPK menetapkan Bupati Lampung Tengah Mustafa sebagai tersangka dugaan pemberi suap kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Lampung Tengah terkait dengan pinjaman daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lampung Tengah 2018. Mustafa dibawa ke gedung KPK pada Kamis malam, 15 Februari 2018.

Selain itu, ada Bupati Subang Imas Aryumningsih yang ditangkap pada Selasa, 13 Februari 2018. Dia diduga menerima suap Rp 1,4 miliar terkait dengan perizinan dari dua perusahaan yang sedang mengurus izin pembangunan pabrik dan tempat usaha di Subang, Jawa Barat.

Baca: Fahri Sindir OTT Kepala Daerah, KPK: Tak Penting Ditanggapi

Imas saat ini merupakan calon Bupati Subang inkumben. Dia didukung Partai Golongan Karya, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Berkarya.

KPK juga menangkap Bupati Ngada Marianus Sae atas dugaan menerima suap Rp 4,1 miliar dari pemenang proyek jalan. Ia ditangkap pada Ahad, 11 Februari 2018.

Marianus Sae kini dicalonkan sebagai Gubernur Nusa Tenggara Timur. Dia didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan PKB.

Selain itu, Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko terjaring OTT pada Sabtu, 3 Februari 2018. KPK menduga Nyono menerima suap Rp 275 juta sehubungan dengan perizinan dan pengurusan jabatan. Nyono dicalonkan sebagai Bupati Jombang, Jawa Timur, oleh PKB, Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai NasDem.






KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

27 menit lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

2 jam lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

2 jam lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.


KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

18 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

1 hari lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

1 hari lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

1 hari lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

1 hari lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.


Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

1 hari lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

KPK membuka penyidikan baru kasus suap pengadaan armada pesawat Airbus di PT Garuda Indonesia tahun 2010-2015.