Zulkifli Hasan Beri Sinyal Maju Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan berharap Guru Besar di Indonesia bisa terlibat aktif dalam mengimplementasikan Pancasila.

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan berharap Guru Besar di Indonesia bisa terlibat aktif dalam mengimplementasikan Pancasila.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memberi sinyal untuk maju sebagai calon presiden 2019-2024. Zulkifli mengatakan posisi calon presiden (capres) biasanya diisi ketua umum partai politik.

    "Kalau di daerah kabupaten, ketuanya (wilayah dari partai) jadi bupati. Di provinsi, ketuanya jadi gubernur. Saya ketua umumnya jadi capres," ucap Zulkifli di Kedai Kopi Kwang Koan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu, 17 Februari 2018.

    Baca: Pilkada Jatim, Zulkifli hasan Janji Turun ke 38 Kabupaten dan Kota

    Menurut Zulkifli, kader PAN sudah berniat mencalonkannya sebagai presiden. Namun Zulkifli tak mengatakan secara gamblang berniat turut bertarung dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019.

    Zulkifli mengatakan ia menyerahkannya kepada pilihan rakyat. "Capres itu bukan mau atau tidak. Itu kembali pada maunya rakyat," ujar Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini.

    Baca: Di Deklarasi Pilkada, Zulkifli Hasan Didukung Jadi Capres 2019

    Nama Zulkifli Hasan sempat masuk sebagai calon wakil presiden dalam survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dirilis pada Sabtu, 27 Januari 2018. Survei itu memperlihatkan pentingnya posisi calon wakil presiden (cawapres) dari tokoh muda Islam lantaran sentimen agama menguat. Zulkifli dinilai sebagai salah satu tokoh muda Islam yang potensial.

    Zulkifli Hasan berada di posisi kedua sebagai cawapres yang didukung dengan persentase 3,8 persen. Sedangkan posisi pertama ditempati Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dengan dukungan 14,9 persen.


     

     

    Lihat Juga