Soal Capres 2019, Anies Baswedan Geleng-geleng dan Bilang Enggak

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikukuhkan menjadi pendekar utama kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Upacara pengukuhan digelar di gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, 11 Februari 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikukuhkan menjadi pendekar utama kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Upacara pengukuhan digelar di gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, 11 Februari 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, JakartaAnies Baswedan tak mau berkomentar soal hasil survei Indo Barometer yang menyebut ia berpeluang head to head melawan Joko Widodo dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019.

    Saat ditanya soal hasil survei itu, Anies hanya geleng-geleng kepala. "Enggak," kata dia di Kelenteng Dharma Bakti, Petak Sembilan, Jakarta Barat, Jumat, 16 Februari 2018.

    Baca juga: Simulasi Penantang Jokowi, Gatot-Anies Didukung 50 Persen Lebih

    Dalam survei Indo Barometer yang dirilis belakangan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki tingkat keterpilihan 12,1 persen, sedangkan Jokowi 49,9 persen. Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari mengatakan Anies Baswedan berpeluang menjadi penantang kuat Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019.

    Menurut dia, peluang itu ada jika Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tak maju jadi calon presiden. “Jika nama Prabowo tidak masuk, Anies Baswedan bisa jadi kuda hitam, melawan Jokowi dalam pilpres mendatang,” ujar Qodari di Hotel Atlet Century, Jakarta, Kamis, 15 Februari 2018.

    Qodari menjelaskan, jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta mampu mendongkrak elektabilitasnya dalam pencalonan presiden. Dia mengatakan salah satu kebijakan yang mendongkrak popularitasnya adalah rumah DP Rp 0.

    Program DP Rp 0 milik Anies Baswedan dapat mengalahkan Prabowo pada angka survei dalam kompetensi mengatasi masalah rumah terjangkau. Sebanyak 9,4 persen responden menganggap Anies dapat menyelesaikan masalah perumahan. “Sedangkan Prabowo hanya 8,1 persen,” ucap Qodari.

    Baca juga: Anies Baswedan Bisa Jadi Penantang Kuat Jokowi di Pilpres 2019

    Indo Barometer mengadakan survei di 34 provinsi di Indonesia pada 23-30 Januari 2018. Sampel yang digunakan sebanyak 1.200 responden, dengan margin of error 2,83 persen pada titik kepercayaan 95 persen.

    Metode yang digunakan ialah multistage random sampling kepada WNI yang memiliki hak pilih berdasarkan peraturan. Teknik pengumpulan data survei ini dengan melakukan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.