Jokowi Berharap Kampus Membuka Program Studi Ini

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berfoto dengan peserta Kongres HMI di Ambon, 14 Februari 2018. (facebook.com)

    Presiden Joko Widodo berfoto dengan peserta Kongres HMI di Ambon, 14 Februari 2018. (facebook.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo berharap perguruan tinggi mengembangkan program-program studi yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman. Jokowi menyampaikannya saat pembukaan Konvensi Kampus XIV dan Temu Tahunan XX Forum Rektor Indonesia 2018 di Gedung Baruga Andi Pangeran Pettarani, Universitas Hasanuddin, Makassar, Kamis, 15 Februari 2018.

    Jokowi mengatakan perlu ada pengembangan Program Studi Computional Data Science untuk merespons revolusi industri 4.0. Program ini diharapkan bisa mencetak Data Scientist, ahli Digital Economy juga e-commerce.

    Baca:
    Jokowi Belum Setuju Perguruan Tinggi Asing ...
    Setuju Perguruan Tinggi Asing Masuk Indonesia ...

    Jokowi juga menilai perlu adanya Fakultas Digital Ekonomi dan jurusan Retail Manajemen. Fakultas Manajemen Logistik juga disebut sangat dibutuhkan. "Logistik sangat berperan mendistribusikan barang. Ke depan juga berkaitan dengan services dan jasa juga penting sekali," ujarnya.

    Inovasi juga diperlukan di bidang olahraga. Menurut dia, seharusnya saat ini sudah ada Fakultas Industri Olahraga untuk mendukung industri di bidang olahraga. Bahkan jika perlu, dibuat urusan manajemen sepakbola atau Fakultas Manajemen Sepakbola. "Itu ada di negara lain. Ada enggak di sini yang (punya) Fakultas Industri Olahraga? Enggak ada kan," kata Jokowi.

    Baca juga:
    Bertemu Rektor, Jokowi Minta Kampus Antisipasi ...
    Jokowi Perketat Kriteria Penerima Beasiswa LPDP

    Sektor gaya hidup pun tak boleh ketinggalan. Untuk mendukung industri gaya hidup, Presiden juga meminta ada jurusan yang berfokus kepada kopi dan coklat. "Sekali lagi, kata kuncinya adalah relevansi dan invoasi. Jangan terjebak pada rutinitas. Cara-cara baru harus dikembangkan," ujarnya.

    Jokowi meminta agar keinginan mahasiswa dan dosen berkembang harus terus ditumbuhkan. Setiap kreasi harus dapat difasilitasi. "Saya yakin bapak dan ibu (dosen) bisa bersinergi dengan pemerintah untuk melakukan terobosan besar," ujar Presiden.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.