Bupati Lampung Tengah Mustafa Bantah Ditangkap KPK

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Bupati Lampung Tengah, Mustafa. wikipedia.org

TEMPO.CO, JakartaBupati Lampung Tengah Mustafa, yang baru saja menjalani cuti kampanye, membantah dirinya ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Sebelumnya, sempat beredar kabar Mustafa ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan KPK terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Lampung Tengah.

"Saya saat ini menghadiri apel siaga Polda-TNI menghadapi pilkada di Lampung," kata Mustafa, yang kini menjadi calon Gubernur Lampung, di Lapangan Saburai Enggal, Bandar Lampung, Kamis, 15 Februari 2018.

Baca juga: OTT KPK, Kepala Daerah dari NTT Diamankan

Terkait dengan penangkapan beberapa orang dalam OTT KPK di Lampung Tengah, ia mengaku mengetahuinya dan siap memberikan keterangan kepada penyidik KPK untuk diperiksa.

Mustafa mengaku sebagai warga negara siap menghadap KPK untuk memberikan keterangan perihal OTT tersebut, guna penegakan hukum.

Mustafa mengakui saat OTT KPK berlangsung, ia berada di Jakarta dan tengah menengok kerabatnya yang sakit. Setelah itu, dia menuju Lampung untuk menghadiri apel siaga.

Sebelumnya, KPK menangkap 14 orang dalam OTT di Lampung Tengah dan Jakarta.

"Jadi, kami konfirmasi memang ada kegiatan tim di lapangan di Lampung dan di Jakarta. Kami amankan totalnya 14 orang, ada yang di Lampung ada yang di Jakarta," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis dinihari.

Ke-14 orang itu terdiri atas anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah, pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, dan ada juga pihak swasta.

Selain itu, kata dia, lembaganya mengamankan sekitar Rp 1 miliar dalam OTT di Lampung Tengah itu.

Baca juga: Bupati Lampung Tengah Apresiasi Napak Tilas Tan Malaka

"Kami temukan uang di kardus dengan pecahannya Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu dengan total sekitar Rp 1 miliar. Indikasinya terkait dengan adanya kebutuhan persetujuan terhadap DPRD. Jadi, pihak-pihak pemkab butuh persetujuan pada DPRD kemudian dilakukan sejumlah upaya untuk pemberian hadiah atau janji tersebut," ucap Febri.

Ia menyatakan belum ada unsur kepala daerah yang diamankan dalam OTT itu. "Jadi, masih (anggota) DPRD. DPRD diamankan di Jakarta dan Lampung. Kemudian ada pegawai dan pejabat Pemkab Lampung Tengah dan ada pihak swasta. Sampai saat ini tim masih di lapangan," ujarnya lagi.

Ia mengatakan pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap 14 orang yang diamankan itu. Mereka yang ditangkap di Lampung akan diperiksa di kantor polisi setempat, sedangkan yang di Jakarta langsung dibawa ke kantor KPK.






Kasus Korupsi Helikopter AW 101, KPK Akan Berkoordinasi dengan Panglima TNI Baru

20 jam lalu

Kasus Korupsi Helikopter AW 101, KPK Akan Berkoordinasi dengan Panglima TNI Baru

KPK menyebut akan mulai kembali penyidikan kasus korupsi pengadaan helikopter AW 101 setelah pelantikan panglima TNI Laksamana Yudo Margono


KPK Akan Tahan Tersangka Kasus Korupsi LNG Pertamina Akhir Tahun Ini

1 hari lalu

KPK Akan Tahan Tersangka Kasus Korupsi LNG Pertamina Akhir Tahun Ini

KPK menyatakan telah menetapkan enam tersangka dalam kasus korupsi LNG Pertamina.


Daftar Pemenang Anti Corruption Film Festival 2022, KPK Punya Harapan Besar

2 hari lalu

Daftar Pemenang Anti Corruption Film Festival 2022, KPK Punya Harapan Besar

Anti Corruption Film Festival atau ACFFEST 2022 mengangkat tema "Berawal Dari Kita, Bangkit dan Bergerak Bersama Lawan Korupsi".


KPK Agendakan Pemanggilan Ulang Hakim Gazalba Saleh

4 hari lalu

KPK Agendakan Pemanggilan Ulang Hakim Gazalba Saleh

Gazalba Saleh ditetapkan tersangka oleh KPK pada 28 November 2022. Ia menjadi tersangka atas dugaan penerimaan suap.


KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

4 hari lalu

KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

KPK akan mendalami nama-nama pejabat yang disebut oleh Rektor Unila nonaktif Karomani dalam persidangan dalam perkara suap penerimaan mahasiswa.


Soal Pengacara Lukas Enembe yang Kedapatan Menemui Sejumlah Saksi, Ini Kata KPK

5 hari lalu

Soal Pengacara Lukas Enembe yang Kedapatan Menemui Sejumlah Saksi, Ini Kata KPK

KPK menyatakan masih menelusuri peristiwa pertemuan kuasa hukum Lukas Enembe dengan sejumlah saksi.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK, Apa Koleksi Mobilnya

5 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK, Apa Koleksi Mobilnya

Dalam LHKPN, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto memilki 1 mobil pada 2011 dan memiliki 2 mobil di LHKPN 2008.


Saksi Sebut Mardani Maming Paksa Pengalihan IUP Batubara

5 hari lalu

Saksi Sebut Mardani Maming Paksa Pengalihan IUP Batubara

Terdakwa kasus gratifikasi perizinan tamba Mardani Maming memaksa eks Kadis Pertandingan dan Energi untuk memproses pengalihan IUP dari BKPL ke PCN.


KPK Bakal Dalami Sejumlah Pejabat Titipkan Calon Maba di Unila

5 hari lalu

KPK Bakal Dalami Sejumlah Pejabat Titipkan Calon Maba di Unila

Karomani menyebut nama Zulkifli Hasan ikut menitipkan seseorang untuk dimasukkan sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila.


Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

6 hari lalu

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK membawa sejumlah alat bukti.