Survei ILUNI UI: 48,8 Persen Tidak Puas Kinerja Jokowi-JK

Reporter

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat tentang evaluasi Tingkat Komponen Dalam Negeri di Kantor Presiden, Jakarta, 1 Agustus 2017. Dalam arahannya, Presiden menyinggung tentang sejumlah BUMN besar yang belum menjalankan dengan benar kebijakan pemerintah terkait TKDN. ANTARA/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei yang dilakukan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) menunjukkan sebanyak 48,8 persen responden mengaku tidak puas terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) selama tiga tahun ini. "Yang puas 40,4 persen," kata Muhammad Fadli Hanafi, koordinator policy center ILUNI UI di Gado-Gado Boplo, Jakarta, Kamis, 15 Februari 2018.

Hanafi mengatakan, sebanyak 45,8 persen responden merasa tidak yakin dengan kinerja pemerintahan Jokowi-JK akan seperti yang diharapkan sampai 2019. Adapun yang yakin kinerja Jokowi-JK baik sebanyak 41 persen.

Baca: Survei CSIS: Kinerja Ekonomi Jokowi-JK Belum Memuaskan, namun...

"Overall, walaupun sama-sama lihat bahwa dari sisi kepuasan ataupun keyakinan pemerintahan Jokowi-JK didominasi tidak puas," katanya.

Kendati tidak puas dengan kinerja pemerintah saat ini, Hanafi mengungkapkan bahwa sebanyak 55,9 persen responden optimistis bahwa masa depan Indonesia akan lebih baik. Menurut Hanafi, masalah yang dianggap responden paling mendesak untuk diperbaiki pemerintah saat ini ialah 29,4 persen di sektor ekonomi, lalu disusul 22 persen dalam aspek hukum atau anti korupsi, dan 18,7 persen di bidang politik.

Di bidang ekonomi, Hanafi menyebutkan, sebanyak 54,6 persen menjawab puas terhadap kebijakan pembangunan infrastruktur dan 37,2 persen tidak puas. Dalam keyakinan responden terhadap pembangunan infrastruktur sampai 2019, sebanyak 50,2 persen responden mengaku setuju dan puas. "Artinya ini sejalan dengan bagaimana pembangunan 3 tahun ini jika dibanding periode sebelumnya, aspek fisik khususnya, banyak yang lebih puas," ujarnya.

Baca: 3 Tahun Jokowi-JK, Mahfud MD Sebut Penegakan Hukum Belum Maksimal

Di sisi lain, sebanyak 50,8 persen repsonden mengaku belum puas terhadap aspek kesejahteraan dalam 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK. Adapun yang tidak puas sebanyak 35,9 persen. Sedangkan kepuasan di aspek keadilan sosial, sebanyak 51,7 persen tidak setuju dan 33 persen menyatakan setuju.

Dalam aspek penegakan hukum di Indonesia, survei menunjukkan bahwa 46,4 persen responden meragukan komitmen pemerintahan Jokowi-JK terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi. Adapun yang optimistis sebanyak 37,6 persen. "Menariknya 54,5 persen meyakini ada upaya pelemahan KPK di periode pemerintahan Jokowi-JK. Sebanyak 30,7 persen jawab tidak. Ini big question mark buat kita," kata Hanafi.

Survei terkait kinerja Jokowi-JK tersebut melibatkan 502 responden yang merupakan alumni Universitas Indonesia. Teknik pengumpulan data berdasarkan survei online, dengan jenis survei kuantitatif dan tingkat margin error mencapai 4,3 persen.






Jokowi Hari Ini Kunjungi Baubau, Lanjut ke Ternate dan Sofifi

2 jam lalu

Jokowi Hari Ini Kunjungi Baubau, Lanjut ke Ternate dan Sofifi

Jokowi mengajak dua pembantunya dalam kunjungan ini. Mulai dari Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.


Jokowi Utus Muhadjir dan Kepala BNPB ke Pakistan Serahkan Bantuan Korban Banjir

3 jam lalu

Jokowi Utus Muhadjir dan Kepala BNPB ke Pakistan Serahkan Bantuan Korban Banjir

Jokowi mengingatkan beberapa barang bantuan yang kerap terabaikan untuk disalurkan ketika bencana, yaitu pakaian anak-anak dan perempuan.


Jokowi Bakal Utus Tenaga Kesehatan Bantu Korban Banjir Pakistan

4 jam lalu

Jokowi Bakal Utus Tenaga Kesehatan Bantu Korban Banjir Pakistan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut banjir Pakistan telah memaksa kurang lebih 800 ribu warga mengungsi.


Akui Ada Pembicaraan Politis dengan Rocky Gerung, Gibran: Tak Bahas Pilkada DKI

4 jam lalu

Akui Ada Pembicaraan Politis dengan Rocky Gerung, Gibran: Tak Bahas Pilkada DKI

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan dalam pertemuan dengan Rocky Gerung tak membahas soal Pilkada DKI. Dia mengatakan ingin di Solo dulu.


Tomy Winata Ikut Dampingi Jokowi Lepas Bantuan Banjir Pakistan

4 jam lalu

Tomy Winata Ikut Dampingi Jokowi Lepas Bantuan Banjir Pakistan

Tomy Winata berdiri di belakang Jokowi, ketika kepala negara memberikan penjelasan kepada media terkait bantuan yang dikirimkan hari ini.


Jokowi Tetapkan Animal Holiday Setiap Senin di Taman Margasatwa Ragunan, Sejak Kapan?

5 jam lalu

Jokowi Tetapkan Animal Holiday Setiap Senin di Taman Margasatwa Ragunan, Sejak Kapan?

Animal Holiday berlaku di Taman Margasatwa Ragunan, setiap Senin kebun binatang ini tutup. Sejak kapan peraturan yang ditetapkan Jokowi itu?


Kuasa Hukum Hormati Jokowi karena Beri Perhatian ke Kasus Lukas Enembe

6 jam lalu

Kuasa Hukum Hormati Jokowi karena Beri Perhatian ke Kasus Lukas Enembe

Jokowi meminta Lukas Enembe menghormati proses hukum di KPK. Dia meminta semua pihak untuk menghormati panggilan KPK.


Mendag Zulkifli Hasan Beberkan Capaian 100 Hari Kerja: Panjang Prosesnya, Siang Malam Kerjanya

6 jam lalu

Mendag Zulkifli Hasan Beberkan Capaian 100 Hari Kerja: Panjang Prosesnya, Siang Malam Kerjanya

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan telah genap 100 hari masa kerja sejak dilantik Presiden Jokowi pada 15 Juni 2022, Menurutnya, apa saja capaiannya?


Jokowi: 19.600 Orang Mati Kelaparan Setiap Hari di Dunia

7 jam lalu

Jokowi: 19.600 Orang Mati Kelaparan Setiap Hari di Dunia

Jokowi mengaku baru saja mendapat laporan kalau ada 19.600 orang setiap hari yang mati kelaparan karena krisis pangan.


Jokowi Lepas Bantuan US$ 1 Juta Lebih untuk Banjir Pakistan

8 jam lalu

Jokowi Lepas Bantuan US$ 1 Juta Lebih untuk Banjir Pakistan

Jokowi memastikan bantuan yang akan diberikan tidak berhenti sampai di sini, sesuai dengan permintaan dari pemerintah Pakistan.