Minggu, 27 Mei 2018

Fredrich Yunadi Akan Jalani Sidang Eksepsi Hari Ini

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa Obstruction of Justice Fredrich Yunadi, saat mengikuti persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, 8 Februari 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Terdakwa Obstruction of Justice Fredrich Yunadi, saat mengikuti persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, 8 Februari 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Fredrich Yunadi akan menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan eksepsi terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Februari 2018. Fredrich menjadi terdakwa kasus menghalangi penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas perkara kasus korupsi e-KTP dengan tersangka Setya Novanto.

    "Sidang dijadwalkan pada pukul 10.00," kata pengacara Fredrich Yunadi, Sapriyanto Refa, lewat pesan singkat pada Rabu malam, 14 Februari 2018.

    Baca juga: Sidang Dakwaan Fredrich Yunadi, Jaksa KPK Ungkap 5 Hal Ini

    Namun Refa enggan menjelaskan lebih lanjut saat ditanya perihal apa saja poin eksepsi atau nota keberatan yang akan disampaikan Fredrich Yunadi dalam persidangan hari ini. "Besok saja di sidang," kata Refa.

    Dalam sidang sebelumnya, 8 Februari 2018, Fredrich sempat langsung ingin menyampaikan eksepsi usai jaksa KPK membacakan dakwaan atasnya di hari yang sama.

    Dia memaksa agar dia diberikan kesempatan untuk menyampaikan nota keberatan atau eksepsi yang telah dia susun sendiri, usai surat dakwaan dibacakan. Ihwalnya, menurut Fredrich, keterangan-keterangan dalam surat dakwaan tersebut direkayasa KPK alias banyak hal yang menurut Fredrich tidak sesuai fakta sebenarnya.

    "Surat dakwaan itu palsu, dipalsukan. Saya mohon diberikan kesempatan untuk mengajukan eksepsi saat ini juga," ujar Fredrich kepada majelis hakim.

    Majelis hakim sempat berunding dan akhirnya memberikan waktu kepada Fredrich untuk berkoordinasi dengan kuasa hukumya, Sapriyanto Refa. Mereka berunding dan akhirnya menyepakati eksepsi akan dibacakan pada hari Kamis ini, 14 Februari 2018.

    Menanggapi pernyataan Fredrich Yunadi, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, "KPK hanya akan fokus kepada substansi pembuktian."


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Pendaki Mahasiswi Univesitas Parahyangan Gapai Seven Summits

    Pada 17 Mei 2018, dua mahasiswi Universitas Parahyangan, Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, menyelesaikan Seven Summits.