Kamis, 22 Februari 2018

Kasus Gereja St Lidwina, Pemerintah Diminta Tak Hanya Mengimbau

Reporter:

Pribadi Wicaksono (Kontributor)

Editor:

Kodrat Setiawan

Rabu, 14 Februari 2018 12:56 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kasus Gereja St Lidwina, Pemerintah Diminta Tak Hanya Mengimbau

    Berbagai elemen masyarakat terus mendatangi Gereja Katolik Santa Lidwina, Bedog, Sleman, Yogyakarta, usai terjadi serangan pada Minggu pagi lalu. HAND WAHYU

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Berbagai forum masyarakat mendatangi Gereja St Lidwina Sleman dan mengutuk keras penyerangan yang telah membuat sejumlah umat yang sedang ibadah di gereja itu terluka, Selasa 13 Februari 2018. Berbagai organisasi itu seperti Srikandi Lintas Imam, Forum Komunikasi Antar Umat Beragama, Muhammadyah, hingga Barisan Serba Guna (Banser) DIY.

    “Dari peristiwa penyerangan gereja ini kami mendesak pemerintah dan aparat tak lagi sekedar imbauan-imbauan, tapi konkret memproses hukum berbagai bentuk intoleransi yang ada sehingga aksi ini tak tumbuh subur,” ujar Koordinator Srikandi Lintas Iman Wiwin Siti Aminah.

    Baca juga: Usai Teror, Gereja St Lidwina Sleman Dipasangi CCTV

    Srikandi Lintas Iman pun mendesak pemerintah dan aparatur keamanan berani menerapkan proses hukum bagi segala bentuk tindak intoleransi. Mulai dari yang sifatnya psikologis atau berupa intimidasi dari suatu kelompok ke kelompok lain, hingga yang berbentuk fisik seperti penyerangan.

    Srikandi Lintas Iman mencatat berbagai tindak intoleransi kerap terjadi termasuk di Yogya dalam bentuk-bentuk intimidasi atau pengerahan massa namun dibiarkan tanpa proses hukum sehingga terus berulang.

    Terakhir aksi sekelompok organisasi masyarakat yang berupaya membatalkan bakti sosial sebuah gereja di Bantul Yogyakarta awal Februari 2018 lalu hanya karena menuding aksi itu dikhawatirkan sebagai upaya kristenisasi.

    Koordinator Forum Komunikasi Antar Umat Beragama Sleman Suharso menuturkan pihaknya memberikan dukungan pada umat Gereja St Lidwina agar tak merasa takut lagi pasca serangan pada Ahad 11 Februari 2018 lalu.

    “Yogya harus berani melawan tindakan intoleran agar masyarakat merasa aman menjalankan kegiatan keagamaan masing-masing,” ujarnya.

    Bupati Sleman Sri Purnomo turut pula memberi penguatan pada warga gereja yang sudah mulai bekerja bakti membersihkan gereja dari noda darah dan kerusakan akibat penyerangan itu.

    “Sleman juga Yogya pada umumnya tidak boleh diinjak-injak dengan aksi intoleransi lagi, semua harus bersatu melawan,” ujar Sri Purnomo menanggapi kasus di Gereja St Lidwina.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Inilah Wakanda dan Lokasi Film Black Panther Buatan Marvel

    Marvel membangun Wakanda, negeri khayalan di film Black Panther, di timur pantai Danau Victoria di Uganda. Sisanya di berbagai belahan dunia.