Jusuf Kalla Ajukan 2 Syarat untuk Calon Pendamping Jokowi

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mendengarkan penjelasan ketua INASGOC, Erick Thohir, di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu, 10 Februari 2018. Tempo/Maria Fransisca Lahur.

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan tak akan maju mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019. Namun, JK memberikan dua syarat bagi calon wakil yang akan menggantikannya.

JK mengatakan, setiap tokoh tentu memiliki pengalaman dan cara yang berbeda-beda. "Tapi bagaimana semua tokoh bisa membantu keterpilihannya (Jokowi). Kedua, membantu dalam hal pekerjaan nanti. Dua-duanya, mungkin ada yang punya syarat-syarat itu," kata JK di kantor wakil presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, 13 Februari 2018.

Baca juga: Tiga Nama Kandidat Cawapres Jokowi dari Kalangan Santri

Adapun calon wakil yang akan disodorkan kepada Jokowi, JK menyatakan belum memiliki nama yang memenuhi syarat tersebut. Apalagi, syarat yang paling utamanya adalah yang punya kemampuan dalam memperluas jangkauan keterpilihan dalam Pilpres 2019.

Simak: Survei Pilpres 2019, Jokowi Ditantang Prabowo - Anies

JK tak akan mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019 lantaran mempertimbangkan usianya saat ini. Menurut dia, perlu ada kesempatan bagi orang yang masih muda untuk menggantikan dirinya. Meski tak akan mengikuti kontestasi pemilihan presiden, JK menegaskan akan tetap mendukung Jokowi supaya kembali terpilih. "Pak Jokowi kan masih muda dibanding saya. Otomatis dukung beliau maju. Ya tentu kami mendukung beliau," katanya.

Baca juga: 9 Nama Ini Masuk Bursa Cawapres Majelis Syuro PKS

Adapun menurut pengamat politik dari Survei Indo Barometer, Muhammad Qodari, calon wakil presiden yang tepat untuk mendampingi Joko Widodo kembali maju dalam pemilihan presiden 2019 haruslah memiliki karakter berbeda. Sebagai warga sipil, kata Qodari, Jokowi membutuhkan suara dari kalangan yang berlatar belakang militer atau profesional.

Baca juga: Megawati Mulai Mencari Cawapres Jokowi untuk Pilpres 2019

Sebelumnya nama Jusuf Kalla disebut berpeluang kembali mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Dalam tulisannya di Asia Times, John McBeth menyebut alasan JK berpeluang lagi karena Jokowi kesulitan memilih cawapres yang dapat membantu mengamankan pemilih tradisional Muslim.






Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

5 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan pekan lalu sempat menghadiri acara KAHMI di Palu bersama Jusuf Kalla.


Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

5 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

Jokowi mengenang Ferry Mursyidan Baldan sebagai sosok yang sangat baik dan bisa berkomunikasi dengan siapa pun.


Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

22 hari lalu

Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

Megawati dan SBY turut hadir di acara jamuan makan malam KTT G20 di Bali bersama mantan presiden dan wakil presiden RI lainnya


Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

22 hari lalu

Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

Dalam sistem tata negara Indonesia, peran wakil presiden tidak dapat dikesampingkan.


Agar Inovasi Bisa Dikomersialkan, JK Usul Mahasiswa Teknik Dapat Mata Kuliah Bisnis Satu Semester

24 hari lalu

Agar Inovasi Bisa Dikomersialkan, JK Usul Mahasiswa Teknik Dapat Mata Kuliah Bisnis Satu Semester

JK meminta perguruan tinggi memperkuat kolaborasi antara penelitian dan bisnis yang lebih bermanfaat bagi kehidupan manusia.


Pesantren Darunnajah Kini Punya Universitas, Jusuf Kalla Apresiasi Ada Fakultas Bisnis

30 hari lalu

Pesantren Darunnajah Kini Punya Universitas, Jusuf Kalla Apresiasi Ada Fakultas Bisnis

Universitas Darunnajah mempunyai tiga fakultas, yakni FAI, Fakultas Bisnis dan Fakultas Sains dan Teknologi.


Dua Tahun Terhenti, UGM Gelar Lagi Anugerah HB IX Award pada Desember 2022

37 hari lalu

Dua Tahun Terhenti, UGM Gelar Lagi Anugerah HB IX Award pada Desember 2022

UGM memastikan kembali menggelar Anugerah Hamengku Buwono (HB) IX Award saat dies natalis ke-73.


Luhut Bantah Klaim JK soal Pekerja Smelter Nikel dari Cina

39 hari lalu

Luhut Bantah Klaim JK soal Pekerja Smelter Nikel dari Cina

Menurut Luhut, saat awak smelter berdiri memang banyak pekerja Cina yang dipekerjakan.


Tanggapi Jusuf Kalla soal Cawapres Anies Baswedan, Andi Arief: Elektabilitas dan Popularitas itu Penting

39 hari lalu

Tanggapi Jusuf Kalla soal Cawapres Anies Baswedan, Andi Arief: Elektabilitas dan Popularitas itu Penting

Andi Arief menilai elektabilitas cawapres penting untuk mendorong Anies Baswedan memenangkan Pilpres 2024.


Dekat dengan Anies Baswedan hingga Prabowo, Jusuf Kalla Ungkap 3 Kriteria Calon Pemimpin Indonesia

39 hari lalu

Dekat dengan Anies Baswedan hingga Prabowo, Jusuf Kalla Ungkap 3 Kriteria Calon Pemimpin Indonesia

Jusuf Kalla enggan menyatakan dukungan kepada calon presiden meskipun mengaku dekat dengan Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Puan Maharani.