Kasus Suap Bupati Ngada, Ini Tujuh Proyek Rp54 M yang Dijanjikan

Reporter

Bupati Ngada Marianus Sae. Facebook.com

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur  Marianus Sae menerima suap sebesar Rp4,1 miliar untuk tujuh proyek senilai Rp54 miliar yang dijanjikannya kepada Direktur Utama PT Sinar 99 Permai Wihelmus Iwan Ulumbu. "Untuk 2018, Wihelmus Iwan Ulumbu dijanjikan proyek di Kabupaten Ngada senilai Rp54 miliar," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di gedung KPK Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan pada Senin, 12 Februari 2018.

Iwan adalah kontraktor sejumlah proyek di Kabupaten Ngada. Seluruh proyek itu merupakan proyek infrastruktur.

Baca:
Berikut Rincian Uang Suap Bupati Ngada ...
Mirip Kasus Dirjen Hubla, Bupati Ngada Terima ...

Berikut rincian tujuh proyek dan nilainya yang dijanjikan Marianus untuk dikerjakan Wilhelmus:

- Pembangunan jalan Poma Boras Rp5 miliar
- Jembatan Boawe Rp3 miliar 
- Jalan ruas Ranamoeteni Rp20 miliar 
- Ruas jalan Riominsimarunggela Rp14 miliar 
- Ruas jalan Tadawaebella senilai RP5 miliar 
- Ruas jalan Emerewaibella Rp5 miliar 
- Ruas jalan Warbetutarawaja Rp2 miliar 

Basaria mengatakan KPK telah menyegel sejumlah tempat dalam kasus ini. Di antaranya adalah ruang kerja rumah dinas Bupati Ngada, ruang kerja Bupati dan ajudan di Kantor Pemerintah Kabupaten Ngada, ruang kerja PT Sinar 99 Permai di Bajawa, dan ruang kerja di rumah milik Wilhelmus di Bajawa, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur.  

Baca:
Bupati Ngada Diduga Terima Suap untuk Biaya ...
Kena OTT KPK, Bupati Ngada Pernah Tutup ...

Bupati Ngada Marianus Sae tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Ahad, 11 Februari 2018. Marianus diduga menerima suap sejumlah proyek di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membiayai kampanye di pemilihan kepala daerah (Pilkada) NTT 2018.

Marianus bersama pasangannya Emilia Nomleni diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk maju sebagai calon gubernur dan wakil gubernur NTT.






KPK Memperpanjang Masa Penahanan Bupati Ngada Marianus Sae

8 Mei 2018

KPK Memperpanjang Masa Penahanan Bupati Ngada Marianus Sae

KPK menahan Bupati Ngada sejak 12 Februari 2018.


Pengusaha Penyuap Bupati Ngada Diperiksa KPK

6 Maret 2018

Pengusaha Penyuap Bupati Ngada Diperiksa KPK

Wilhelmus ditetapkan sebagai tersangka karena memberi suap kepada Bupati Ngada Marianus Sae atas sejumlah proyek jalan senilai Rp 4,1 miliar.


KPK Periksa Bupati Ngada Marianus Sae dan Pengusaha Wilhelmus

22 Februari 2018

KPK Periksa Bupati Ngada Marianus Sae dan Pengusaha Wilhelmus

Wilhelmus juga diperiksa KPK hari ini, sebagai saksi untuk tersangka Bupati Ngada Marianus Sae.


Tanpa Marianus Sae, Emilia Nomleni Tetap Maju di Pilgub NTT

13 Februari 2018

Tanpa Marianus Sae, Emilia Nomleni Tetap Maju di Pilgub NTT

Tanpa didampingi Marianus Sae, Calon Wakil Gubernur NTT Emilia Nomleni tetap akan maju dalam Pilgub NTT. Marianus Sae saat ini ditahan KPK.


Tertangkap Tangan KPK, Ini Harta Bupati Ngada

13 Februari 2018

Tertangkap Tangan KPK, Ini Harta Bupati Ngada

Usaha perkebunan Bupati Ngada Marianus memiliki 120 ekor sapi dan empat kuda. Dia juga punya kebun jagung, mahoni, dan jati.


KPK Ungkap Modus Suap Bupati Ngada yang Diduga untuk Pilkada

13 Februari 2018

KPK Ungkap Modus Suap Bupati Ngada yang Diduga untuk Pilkada

Bupati Ngada Marianus Sae berencana maju sebagai calon Gubernur NTT bersama dengan Emilia Julia Nomleni dalam Pilkada 2018.


KPK Menahan Pengusaha Pemberi Suap Bupati Ngada

13 Februari 2018

KPK Menahan Pengusaha Pemberi Suap Bupati Ngada

KPK menahan Wilhelmus Iwan Salumbu, pengusaha yang diduga menyuap Bupati Ngada Marianus Sae.


Jadi Tersangka, Bupati Ngada Marianus Sae Resmi Ditahan KPK

12 Februari 2018

Jadi Tersangka, Bupati Ngada Marianus Sae Resmi Ditahan KPK

KPK menahan Bupati Ngada Marianus Sae setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap proyek jalan. Marianus Sae ditahan di Rutan Kelas 1 Cabang KPK.


Ancaman Sanksi Jika PDIP Cabut Dukungan untuk Bupati Ngada

12 Februari 2018

Ancaman Sanksi Jika PDIP Cabut Dukungan untuk Bupati Ngada

Komisioner KPU Hasyim Ashari mengingatkan, PDI Perjuangan tak bisa begitu saja mencabut dukungan terhadap Bupati Ngada Martinus Sae.


Mirip Kasus Dirjen Hubla, Bupati Ngada Terima Suap Lewat ATM

12 Februari 2018

Mirip Kasus Dirjen Hubla, Bupati Ngada Terima Suap Lewat ATM

Bupati Ngada Marianus Sae diduga menerima suap dari Dirut Utama PT Sinar 99 Permai Wilhelmus Iwan Ulumbu sebesar 4,1 miliar dari total Rp 54 miliar.