Korban Meninggal Tanjakan Emen Akan Terima Santunan Rp 50 Juta

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jenazah korban kecelakaan bus di tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, tiba di RSUD Tangerang Selatan, Ahad, 11 Februari 2018. Tempo/Muhammad Kurnianto

    Jenazah korban kecelakaan bus di tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, tiba di RSUD Tangerang Selatan, Ahad, 11 Februari 2018. Tempo/Muhammad Kurnianto

    TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Utama Jasa Raharja Budi Raharjo, melalui Sekretaris Perusahaan Jasa Raharja Isman Danial, mengatakan pihaknya akan memberikan uang santunan kepada korban kecelakaan di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat. Ia menyatakan hal tersebut sesuai dengan yang dijamin Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

    "Terhadap korban meninggal dunia santunan sejumlah Rp 50 juta akan diserahkan kepada ahli waris korban yang sah," kata Isman, dalam keterangannya, Sabtu, 10 Februari 2018.

    Baca: Tanjakan Emen Angker, Berikut Kecelakaan Maut yang Pernah Terjadi

    Sebanyak 27 orang meninggal dunia dan 20 lainnya luka-luka dalam kejadian ini. Isman mengatakan Jasa Raharja juga menerbitkan jaminan ke Rumah Sakit Umum Daerah Subang untuk memberikan perawatan lebih lanjut kepada para korban luka.

    Menurut Isman, perwakilan pihak Jasa Raharja telah menyambangi kantor Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, tempat para keluarga korban berkumpul.

    Kecelakaan bus terguling terjadi di Tanjakan Emen, Ciater, Kabupaten Subang, pada Sabtu sore, 10 Februari 2018, sekitar pukul 16.00 WIB. Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Subang Ajun Komisaris Budhy Hendratno menuturkan kecelakaan itu bermula saat bus bernomor polisi F-7959-AA melaju dari arah Bandung menuju Subang.

    Baca: Bus Terguling di Tanjakan Emen, Keluarga Datangi Posko Pisangan

    Saat bus yang dikemudikan Amirudin itu melintasi jalan yang menurun dan berkelok di Tanjakan Emen, ternyata bus tersebut berjalan tidak terkendali. "Bus itu pun menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi T-4382-MM," ujar Budhy, dalam keterangan tertulisnya, pada Sabtu.

    Setelah menabrak sepeda motor, bus pariwisata itu ternyata masih melaju dan menabrak tebing di sebelah kiri jalan. Bus tersebut lantas terguling di bahu jalan. Akibatnya, 27 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.