Tiga Nama Kandidat Cawapres Jokowi dari Kalangan Santri

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar berbicara kepada wartawan usai acara perayaan ulang tahun PKB yang ke-18 di kompleks parlemen, Jakarta, 25 Oktober 2017. TEMPO/Putri

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) menyatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi perlu menggaet santri sebagai wakilnya dalam pemilihan presiden 2019. Kalangan santri disebut sebagai pasangan paling ideal dan kunci kemenangan.

Direktur LSIN Yasin Mohammad mengatakan Jokowi saat ini rentan diterpa isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta masih dipandang kurang religius. Kedua faktor ini berpotensi menggerus elektabilitas Jokowi yang selalu tinggi di berbagai survei, jika berkaca dari pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017.

"Untuk menutupi kekurangan Jokowi tersebut, cawapres dari kalangan santri tampak sangat ideal mendampingi Jokowi," kata Yasin dalam diskusi di Gado-Gado Boplo, Jakarta, pada Ahad, 11 Februari 2018.

Baca: PPP Menyebut Romahurmuziy Belum Deklarasikan Diri Jadi Cawapres

Yasin menuturkan saat ini ada setidaknya tiga nama calon wakil presiden dari kalangan santri. Salah satunya Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy, yang berpengalaman di bidang legislatif. Selain itu, ada Gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Majdi.

Nama lain yang muncul adalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar. Pria yang akrab disapa Cak Imin ini berpengalaman di bidang legislatif. Dia juga pernah menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada 2009-2014.

Tokoh Nahdlatul Ulama, Zuhairi Misrawi, menyatakan ketiga nama itu memiliki kelebihan masing-masing. Khusus dua pasangan dari NU, Misrawi mempunyai pandangan sendiri.

Baca: Muhaimin Jadi Wakil Ketua MPR, Batu Loncatan untuk Cawapres

Dia mengatakan Romahurmuziy merupakan pemimpin dengan strategi-strategi jitu. Hal ini terlihat dari caranya mengusung kandidat dalam pilkada.

Romi juga sudah membangun pendekatan dengan Jokowi. Sebab, PPP telah menyatakan akan mengusung inkumben maju kembali di pemilihan presiden 2019.

Sementara itu, figur Cak Imin belum mendeklarasikan dukungannya. Meski begitu, dia memiliki basis massa yang besar. "Cak Imin lahir dalam tradisi politik yang kuat di NU. Dia pegang Anshor, Fatahayyat, mungkin juga PBNU dikuasai Cak Imin," kata Misrawi.

Terlepas dari cawapres yang akan dipilih Jokowi, Misrawi menilai para kandidat harus berhasil menarik hati kelompok santri. Mereka juga harus berjuang terjun ke pesantren, basis NU, dan kantong-kantong umat Islam. "Selain tentunya merebut hati Jokowi," ujarnya.






Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

10 menit lalu

Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

Jokowi mengklaim jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Indonesia pada tahun 2022 meningkat hingga dua kali lipat jika dibandingkan tahun 2021


Luhut: Indonesia Kini Jadi Salah Satu Negara dengan Ekonomi yang Kuat di Dunia

1 jam lalu

Luhut: Indonesia Kini Jadi Salah Satu Negara dengan Ekonomi yang Kuat di Dunia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim Indonesia telah menjadi salah satu ekonomi yang kuat di dunia saat ini.


Argumen Sekber Prabowo Gugat UU Pemilu Agar Jokowi Bisa Jadi Wapres

1 jam lalu

Argumen Sekber Prabowo Gugat UU Pemilu Agar Jokowi Bisa Jadi Wapres

Sekber Prabowo-Jokowi 2024-2029 mengajukan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu agar Jokowi bisa jadi Wapres


Terkini Bisnis: BSU 2022 Tahap 3 Cair, Sambutan Jokowi di Hari Maritim Nasional

1 jam lalu

Terkini Bisnis: BSU 2022 Tahap 3 Cair, Sambutan Jokowi di Hari Maritim Nasional

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Selasa siang, 27 September 2022 antara lain tentang rencana Kemnaker menyalurkan BSU 2022 tahap 3 hari ini.


Sambut Ibu Kota Nusantara, Malaysia Diminta Perbaiki Jalan ke Perbatasan

2 jam lalu

Sambut Ibu Kota Nusantara, Malaysia Diminta Perbaiki Jalan ke Perbatasan

Pemerintah Malaysia diminta memperbaiki jalan menuju perbatasan Indonesia, untuk mendapatkan keuntungan dari pembangunan ibu kota baru Nusantara


Profil PLTU Batang yang Bolak-balik Ditolak Warga dan Aktivis Lingkungan

2 jam lalu

Profil PLTU Batang yang Bolak-balik Ditolak Warga dan Aktivis Lingkungan

Pembangunan PLTU Batang kerap didemo warga dan aktivis lingkungan. Begini profil dari perencanaan hingga operasi PLTU Batang, Agustus 2022 lalu.


Jokowi Klaim Realisasi Penerima BLT BBM Sudah Sentuh 95,9 Persen

3 jam lalu

Jokowi Klaim Realisasi Penerima BLT BBM Sudah Sentuh 95,9 Persen

Presiden Jokowi mengklaim realisasi penerima bantuan langsung tunai atau BLT BBM sudah hampir rampung.


Hari Maritim Nasional ke-58, Jokowi: Cara Kita Melihat Laut Harus Berubah

3 jam lalu

Hari Maritim Nasional ke-58, Jokowi: Cara Kita Melihat Laut Harus Berubah

Presiden Jokowi mengatakan cara pandang masyarakat maupun pemerintah terhadap laut harus berubah.


Ini Makna Nama yang Diberikan Kesultanan Buton kepada Presiden Joko Widodo

3 jam lalu

Ini Makna Nama yang Diberikan Kesultanan Buton kepada Presiden Joko Widodo

Presiden Jokowi mendapat Gelar Kehormatan Adat dari Kesultanan Buton menjadi La Ode Muhammad Joko Widodo Lakina Bhawaangi yi Nusantara.


Dapat Gelar Kesultanan Buton, Nama Presiden Menjadi La Ode Muhammad Joko Widodo Lakina Bhawaangi

3 jam lalu

Dapat Gelar Kesultanan Buton, Nama Presiden Menjadi La Ode Muhammad Joko Widodo Lakina Bhawaangi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendapat Gelar Kehormatan Adat Kesultanan Buton hari ini. Penyematan gelar itu dilakukan di Benteng Keraton Kesultanan Buton di Baubau