Pengalaman Afganistan, Jokowi: Jangan Lupa Nikmatnya Kerukunan

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Presiden Jokowi (kanan) mewawancarai wartawan senior Yusri Nur Raja Agam (kiri) saat peringatan puncak Hari Pers Nasional 2018 di Padang, 9 Februari 2018. Presiden mengatakan pers semakin diperlukan di tengah kemajuan teknologi digital. ANTARA/Iggoy el Fitra

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta para pemuka agama untuk selalu mengingatkan masyarakat tentang kondisi di negara yang sedang dilanda konflik dan perang saudara, agar tak lupa dengan nikmatnya kedamaian.

Jokowi menuturkan, Indonesia beruntung sebagai negara dengan masyarakat yang sangat majemuk dan memiliki toleransi serta rasa kebersamaan. "Jangan sampai lupa tentang anugerah dari Tuhan mengenai ini. Jangan sampai kita lupa nikmatnya kerukunan, karena kita selama ini selalu rukun," ucapnya saat bertemu dengan Peserta Musyawarah Besar Pemuka Agama Untuk Kerukunan Bangsa di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu, 10 Februari 2018.

Kondisi tersebut jauh berbeda dengan situasi di negara yang sedang berkonflik dan dilanda perang saudara. "Yang kehidupan sehari-harinya selalu dihantui oleh perang, yang peradabannya mundur sampai puluhan tahun bahkan ratusan tahun ke belakang," ujar Jokowi.

Baca juga: Belum Rapat, Jokowi: Gaji PNS Dipotong untuk Zakat Masih Wacana

Presiden mencontohkan kondisi di Bangladesh saat berkunjung ke sana beberapa waktu lalu. Dia datang ke lokasi pengungsi Rakhine State di Bangladesh, Cox's Bazar. "Kondisinya sangat memprihatinkan," kata dia.

Presiden menemukan hal serupa saat berkunjung ke Kabul, Afganistan. Dia kaget melihat kota yang sangat besar dengan gedung-gedung tinggi. "Tapi kehidupan sehari-harinya betul-betul tidak bisa disampaikan dalam kata-kata. Di setiap jalan ada tank, di setiap gang ada tank, di setiap tempat ada," ujarnya.

Serangan pun sering terjadi di sana. Delapan hari sebelum kedatangan Jokowi, terdapat ledakan bom yang menewaskan 20 orang. Dua hari jelang keberangkatan, kembali terjadi ledakan bom yang menewaskan 103 orang.

Jokowi menuturkan, bahkan dua jam sebelum kedatangannya, sebuah akademi militer di Kabul diserang. Sebanyak lima tentara tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Menurut Jokowi, peperangan di Afganistan menyulitkan negara. "Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menyampaikan kepada saya bahwa negaranya memiliki deposit gas dan minyak yang besar, emas terbesar di dunia, tetapi tidak bisa dikelola karena peperangan tadi," kata Jokowi.

Dia juga mengutip ucapan Ibu Negara Afghanistan, Rula Ghani, yang menyampaikan peradaban Afghanistan mundur jauh ke belakang. Padahal 40 tahun lalu, sebelum perang melanda, negara tersebut tumbuh dengan baik dibanding negara tetangga.

Bahkan dulu, perempuan mengemudikan mobil antar kota merupakan hal yang biasa di Afganistan. Beda dengan kondisi sekarang.

"Mungkin negara lain saat itu belum ada yang nyetir, di sini sudah bisa. Tapi akibat konflik perang, perempuan tidak bisa bersekolah lagi. Keluar rumah dibatasi karena masalah keamanan. Yang terkena dampak paling besar adalah dua, anak-anak dan perempuan," ucap Presiden.

Jokowi menuturkan, perang dan konflik menghancurkan nilai kemanusiaan. Dalam kondisi seperti itu, kelompok-kelompok yang bertikai akan berusaha sekuat tenaga untuk bertahan dan menang tanpa memperhatikan lagi nilai-nilai yang benar dan salah. Dalam situasi seperti ini sudah tidak ada lagi nilai-nilai kemanusiaan.

Baca juga: Jokowi Minta Revitalisasi Kawasan Saribu Rumah Gadang Dikebut

"Ini yang beliau (Rula Ghani) katakan, betapa yang namanya kerukunan, perdamaian, persaudaraan, nilai yang betul-betul harus dijunjung tinggi," ujar Presiden.

Luka psikologis karena konflik pun butuh waktu berpuluh tahun untuk menghilangkannya. Menurut Jokowi, anak yang dilahirkan di tengah situasi kekerasan akan melahirkan generasi yang juga penuh kekerasan baru.






Partai NasDem Ungkap Anies Baswedan Punya Cara Pandang seperti Jokowi

29 menit lalu

Partai NasDem Ungkap Anies Baswedan Punya Cara Pandang seperti Jokowi

Ali menyebut Anies Baswedan mampu melanjutkan dan menuntaskan program-program Jokowi saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.


Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

1 jam lalu

Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

Jokowi mengklaim jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Indonesia pada tahun 2022 meningkat hingga dua kali lipat jika dibandingkan tahun 2021


Luhut: Indonesia Kini Jadi Salah Satu Negara dengan Ekonomi yang Kuat di Dunia

2 jam lalu

Luhut: Indonesia Kini Jadi Salah Satu Negara dengan Ekonomi yang Kuat di Dunia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim Indonesia telah menjadi salah satu ekonomi yang kuat di dunia saat ini.


Argumen Sekber Prabowo Gugat UU Pemilu Agar Jokowi Bisa Jadi Wapres

2 jam lalu

Argumen Sekber Prabowo Gugat UU Pemilu Agar Jokowi Bisa Jadi Wapres

Sekber Prabowo-Jokowi 2024-2029 mengajukan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu agar Jokowi bisa jadi Wapres


Terkini Bisnis: BSU 2022 Tahap 3 Cair, Sambutan Jokowi di Hari Maritim Nasional

2 jam lalu

Terkini Bisnis: BSU 2022 Tahap 3 Cair, Sambutan Jokowi di Hari Maritim Nasional

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Selasa siang, 27 September 2022 antara lain tentang rencana Kemnaker menyalurkan BSU 2022 tahap 3 hari ini.


Sambut Ibu Kota Nusantara, Malaysia Diminta Perbaiki Jalan ke Perbatasan

3 jam lalu

Sambut Ibu Kota Nusantara, Malaysia Diminta Perbaiki Jalan ke Perbatasan

Pemerintah Malaysia diminta memperbaiki jalan menuju perbatasan Indonesia, untuk mendapatkan keuntungan dari pembangunan ibu kota baru Nusantara


Profil PLTU Batang yang Bolak-balik Ditolak Warga dan Aktivis Lingkungan

3 jam lalu

Profil PLTU Batang yang Bolak-balik Ditolak Warga dan Aktivis Lingkungan

Pembangunan PLTU Batang kerap didemo warga dan aktivis lingkungan. Begini profil dari perencanaan hingga operasi PLTU Batang, Agustus 2022 lalu.


Jokowi Klaim Realisasi Penerima BLT BBM Sudah Sentuh 95,9 Persen

4 jam lalu

Jokowi Klaim Realisasi Penerima BLT BBM Sudah Sentuh 95,9 Persen

Presiden Jokowi mengklaim realisasi penerima bantuan langsung tunai atau BLT BBM sudah hampir rampung.


Hari Maritim Nasional ke-58, Jokowi: Cara Kita Melihat Laut Harus Berubah

4 jam lalu

Hari Maritim Nasional ke-58, Jokowi: Cara Kita Melihat Laut Harus Berubah

Presiden Jokowi mengatakan cara pandang masyarakat maupun pemerintah terhadap laut harus berubah.


Ini Makna Nama yang Diberikan Kesultanan Buton kepada Presiden Joko Widodo

4 jam lalu

Ini Makna Nama yang Diberikan Kesultanan Buton kepada Presiden Joko Widodo

Presiden Jokowi mendapat Gelar Kehormatan Adat dari Kesultanan Buton menjadi La Ode Muhammad Joko Widodo Lakina Bhawaangi yi Nusantara.