Prabowo: Nama Berakhiran O Syarat Jadi Presiden, Fadli Zono

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melontarkan banyolannya soal nama-nama yang dapat menjadi calon Presiden Indonesia kelak. Saat berpidato dia memanggil satu per satu kadernya yang duduk di barisan depan dan menyebut nama Fery Juliantono.

    "Wah ada o-nya ya? Itu salah satu syarat menjadi Presiden Indonesia," ujar dia, yang disambut gelak tawa para kadernya di kantor DPP Gerindra, Sabtu, 10 Februari 2018.

    Baca juga: Prabowo Pilih Ahmad Muzani Jadi Wakil Ketua MPR

    Dia juga membuat lelucon menggunakan nama Fadli Zon. "Pak Fadli juga ada o-nya. Fadli Zono, ini juga bisa jadi presiden 2019," ucap dia.

    Dia masih melanjutkan candaannya soal nama berakhiran huruf o tersebut. Prabowo memanggil nama anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Gerindra, Asril Tanjung. "Anggota DPR RI, Asril Tanjung. Enggak ada o-nya, susah jadi presiden," tutur dia.

    Candaan nama calon presiden tersebut terlontar saat Prabowo menyapa satu per satu pengurus dan kader Gerindra yang turut hadir dalam acara hari ulang tahun ke-10 Partai Gerindra. Dia juga berterima kasih atas kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

    Ungkapan tersebut terlontar ketika nama Ferry Juliantono disebutkan oleh Prabowo. Kemudian dia menyebutkan nama kadernya satu per satu dan mengomentari nama mereka yang berpotensi jadi Presiden RI dan tidak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?