Buku Reportase Jurnalis tentang KPK Diluncurkan Saat Hari Pers

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK memberikan keterangan kepada wartawan tentang enam bulan pasca peristiwa penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan di gedung KPK, Jakarta, 11 Oktober 2017. ANTARA

    Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK memberikan keterangan kepada wartawan tentang enam bulan pasca peristiwa penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan di gedung KPK, Jakarta, 11 Oktober 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menggelar acara Sarasehan Pustaka, pada Jumat, 9 Februari 2018. Acara itu sekaligus membedah buku 'Serpihan Kisah Jurnalis Tiang Bendera' bertepatan dengan perayaan Hari Pers Nasional yang jatuh hari ini.

    Hadir dalam acara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo, juru bicara KPK, Febri Diansyah, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Abdul Manan dan perwakilan penulis Buku Serpihan Kisah Jurnalis Tiang Bendera, Sabir Laluhu serta Direktur Pusat Data dan Analisa Tempo (PDAT) M Taufiqurahman.

    Buku 'Serpihan Kisah Jurnalis Tiang Bendera' ditulis oleh 32 jurnalis yang bertugas di pos KPK. Sabir mengatakan buku itu menceritakan bagaimana pandangan jurnalis terhadap KPK hingga kritik dan masukan perbaikan KPK.

    "Buku ini mau menunjukkan posisi para jurnalis yang sesungguhnya dengan nara sumber dan pos liputannya itu dekat tapi juga kritis," kata Sabir di gedung Penunjang KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Februari 2018.

    Agus Rahardjo menyambut baik diterbitkannya buku itu. Dia juga menyampaikan pentingnya peran jurnalis dalam membuka kesadaran rakyat tentang pemberantasan korupsi. Maka, dia berharap buku itu dapat berdampak baik kepada masyarakat. "Harapannya bisa mendorong masyarakat berbuat sesuatu," kata Agus.

    Ketua AJI, Abdul Manan mengapresiasi relasi hubungan KPK dengan wartawan yang profesional. Menurut dia, KPK tidak pernah menyediakan amplop atau uang untuk wartawan. Di beberapa lembaga, menurut Manan masih ada relasi yang dibangun lembaga dengan wartawan dengan uang. Hal tersebut disebut tak mendidik.

    "Wartawan dididik dengan cara yang salah," katanya saat peluncuran buku berisi pandangan jurnalis tentang KPK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.