Puan Maharani Minta Generasi Zaman Now Tak Ikut Sebar Hoax

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani saat foto bersama dengan volunteer Asian Games 2018 di Wisma Atlet Kemayoran, Jalan Sunter Jaya 1, Jakarta Utara, Ahad, 4 Februari 2018. Tempo/M. Yusuf Manurung

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani saat foto bersama dengan volunteer Asian Games 2018 di Wisma Atlet Kemayoran, Jalan Sunter Jaya 1, Jakarta Utara, Ahad, 4 Februari 2018. Tempo/M. Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mendorong anak muda untuk tak ikut menjadi penyebar berita bohong atau hoax.

    "Kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya adik-adik generasi muda, generasi zaman now yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, dapat secara bijak dan cerdas dalam menggunakan serta memperdayakan peran teknologi dan Internet dengan sehat," kata Puan melalui video rekaman yang diputar dalam acara diskusi publik bertajuk 'Melawan Hoax dengan Budaya Literasi dan Bermedia Sosial yang Sehat'. Acara diskusi itu digelar di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Jakarta Pusat, Jumat, 9 Februari 2018.

    Baca juga: Bawaslu Akan Blokir Akun Penyebar Hoax Saat Pilkada

    Puan berharap generasi muda dapat menggunakan peran teknologi dan Internet dengan bijak. Dengan demikian, penyebaran berita bohong dapat dicegah.

    Puan juga menyebutkan bahwa penyebaran hoax dan ujaran kebencian berdampak besar bagi Indonesia. Sebab, penyebaran hoax dapat menimbulkan kegaduhan, kekacauan, dan mengancam persatuan bangsa. Dengan demikian, masyarakat terutama anak muda harus cerdas dalam menggunakan Internet dan media sosial.

    "Jadilah generasi yang mampu menggunakan Internet dan media sosial secara cerdas untuk mewujudkan Indonesia hebat," ucap Puan.

    Sebelumnya, Puan direncanakan untuk hadir dalam acara diskusi yang berlangsung selama dua jam tersebut. Namun, putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tersebut berhalangan hadir dengan alasan sedang bertugas. Meski demikian, dia telah menyiapkan rekaman video berisi pesannya untuk melawan hoax tersebut.

    Dalam acara diskusi membahas hoax yang harusnya dihadiri Puan Maharani itu, turut hadir Direktur Direktorat Cyber Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI Brigadir Jenderal Fadil Imran, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Donny Budi U., dan pendiri Politicawave, Yose Rizal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.