Soal Rangkap Jabatan, Fadli Zon: Janji Jokowi Tak Bisa Dipegang

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fadli Zon, datang ke Kantor Kepolisian Resor Metro Jaya pada pukul 23.24 WIB untuk menjenguk koleganya, Ahmad Dhani. Dhani sampai saat ini sedang diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian, Jakarta, 30 November 2017. Tempo/Adam Prireza

    Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fadli Zon, datang ke Kantor Kepolisian Resor Metro Jaya pada pukul 23.24 WIB untuk menjenguk koleganya, Ahmad Dhani. Dhani sampai saat ini sedang diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian, Jakarta, 30 November 2017. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Fadli Zon mengkritik Jokowi soal rangkap jabatan di kabinet. Fadli menyatakan bahwa kata-kata Jokowi semakin tak bisa dipegang dengan langsung menandai akun Jokowi di media sosial twitter. "Kata Pak @jokowi soal rangkap jabatan. Jadi kata-kata semakin tak bisa dipegang,” Fadli Zon mencuit di akun twitternya @fadlizon, Jumat, 9 Februari 2018.

    Cuitan itu disertai dengan video Jokowi yang menyatakan menteri di kabinetnya tidak boleh merangkap jabatan. “Tidak boleh ngerangkep-ngerangkep jabatan. Kerja di satu tempat aja belum tentu bener kok,” kata Jokowi di video yang diunggah Fadli.

    Baca:
    Tahun Politik, Jokowi Ijinkan Menteri Rangkap ...
    Menteri Rangkap Jabatan, Wakil Ketua DPR ...

    Seperti diketahui, ada dua menteri di pemerintahan Jokowi yang menjabat sebagai menteri sekaligus pengurus partai. Keduanya adalah Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Sosial Idrus Marham.

    Menurut Fadli, tindakan Presiden Jokowi yang memperbolehkan menteri di kabinetnya merangkap jabatan menunjukkan kepada publik jika Jokowi tidak memegang komitmennya dari awal sampai akhir masa pemerintahannya. “Kan Presiden sendiri yang menetapkan waktu itu bahwa tidak boleh rangkap jabatan,” katanya di gedung DPR, Jakarta, Jumat, 22 Desember 2017.

    Komitmen menteri tidak rangkap jabatan, kata fadli, bukan diminta oleh masyarakat. “Presiden sendiri yang mengatakan. Kalau tetap (ada menteri yang jabatannya) rangkap, ya, berarti menelan ludah sendiri.”

    Baca juga:
    Airlangga Rangkap Jabatan, Fadli Zon Ingatkan ... Rangkap Jabatan Menteri dan Golkar, Idrus ...

    Keinginan Presiden di awal pemerintahan agar menterinya tidak rangkap jabatan dinilai sebagai visi yang baik. “Sebenarnya itu bagus, agar fokus.” Artinya, kata Fadli, jika rangkap jabatan akan ada moral hazard, ada konflik kepentingan. “Akan tidak jelas kedatangannya (ke sebuah acara) sebagai menteri atau sebagai ketua umum partai politik.”

    Selain Fadli Zon, kritik soal rangkap jabatan Menteri Jokowi juga santer disuarakan berbagai pihak. Salah satunya datang dari Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti. Dia mengatakan Presiden Joko Widodo harusnya menegakkan peraturan yang ia dibuatnya sendiri untuk para menteri-menterinya.

    "Mereka yang duduk dalam kabinet itu harus bukan pengurus inti partai politik," katanya, Selasa, 26 Desember 2017. Tindakan Jokowi soal rangkap jabatan itu dapat mencederai komitmen Presiden yang dibangun dalam tiga tahun belakangan ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.