Raup Suara Pemilu 2019, Golkar Akan Manfaatkan Dukungan ke Jokowi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kiri) dan Ketua Pelaksana Nurdin Halid (kedua kanan) memukul alat musik tifa bersama-sama saat membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, 18 Desember 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kiri) dan Ketua Pelaksana Nurdin Halid (kedua kanan) memukul alat musik tifa bersama-sama saat membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, 18 Desember 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto telah mulai mempersiapkan pemenangan partainya dalam pemilu legislatif 2019. Salah satu strategi Airlangga adalah dengan memanfaatkan kedekatan partai beringin tersebut dengan Presiden Joko Widodo.

    "Dalam pemilu sifatnya ada efek samping dari ekor. Kita harus co-branding dengan Jokowi. Dukungan Pak Jokowi harus kita manfaatkan, maka kita harus kapitalisasi pemenangan pemilu," kata Airlangga di hadapan sejumlah kadernya di kediaman Agung Laksono, Cipinang, Jakarta Timur pada Kamis, 8 Februari 2018.

    Baca: Fahri Hamzah Sebut Ajakan Gabung ke Golkar Sebagai Pesan Jokowi

    Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Perindustian ini mengatakan, Partai Golkar harus meraih penambahan kursi dalam badan legislatif. Airlangga menargetkan kadernya menempati 110 kursi usai memenangkan Pemilu Legislatif mendatang. Maka itu, Airlangga mulai menggenjot sebagian kadernya untuk berkonsentrasi menyiapkan pemenangan Pileg 2019.

    "Kita minta teman-teman fraksi harus all out menang. Kalau kita menang, marwahnya ada di kita," kata Airlangga.

    Baca: Golkar Bantah Opsi Jokowi-Airlangga di Pilpres 2019

    Golkar merupakan salah satu partai yang telah menyatakan dukungan kepada Jokowi untuk maju dalam pemilihan presiden 2019. Dukungan tersebut tak berubah meski kursi ketua umum Golkar telah berpindah dari Setya Novanto ke Airlangga. Pernyataan dukungan tersebut telah disampaikan Setya pada Juli 2016 saat Golkar menggelar musyawarah nasional luar biasa.

    Airlangga mengatakan meski berganti pemimpin, Partai Golkar tetap berpegang teguh pada keputusan mendukung Jokowi. “Mari kita bersama-sama sukseskan Pak Jokowi dalam Pilpres 2019 nanti,” kata Airlangga di Jakarta Convention Centre, 20 Desember 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.