Bambang Soesatyo Luncurkan Aplikasi DPR Dalam Genggaman Rakyat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Bambang Soesatyo menyampaikan sambutan seusai dilantik sebagai Ketua DPR dalam rapat paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 15 Januari 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    Ketua DPR Bambang Soesatyo menyampaikan sambutan seusai dilantik sebagai Ketua DPR dalam rapat paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 15 Januari 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, JakartaKetua DPR RI Bambang Soesatyo menggagas DPR RI menjadi parlemen modern yang ditandai dengan tiga indikator utama yakni, transparansi, representasi, dan pemanfaatan teknologi informasi.

    "Tiga indikator utama ini untuk memudahkan DPR RI menyampaikan hasil kerjanya dan sebaliknya memudahkan rakyat menyampaikan pengaduannya," kata Bambang Soesatyo melalui pernyataan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis, 8 Februari 2018.

    Menurut Bambang, guna mewujudkan parlemen modern dan memenuhi tiga indikator tersebut, perlu segera dibuat aplikasi yang memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi dan pengaduan kepada para wakilnya di DPR tanpa harus hadir ke DPR RI.

    Baca juga: Setengah Abad Lebih Melahirkan RKUHP

    Selama ini, kata dia, pengaduan masyarakat ke Parlemen sering dilakukan melalui audiensi secara langsung, sedangkan untuk mengetahui respons atas pengaduan, tidak ada mekanisme yang jelas.

    "Jadi untuk mengetahui pengaduannya, masyarakat tidak harus datang ke DPR di Jakarta, tapi cukup dengan mengklik di layar komputer atau telepon seluler, sudah mengetahui sampai mana proses pengaduannya," kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo.

    Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, melalui aplikasi seperti media sosial, maka masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas tentang kegiatan dan hasil-hasil kegiatan DPR RI.

    Gagasan Bamsoet tersebut, langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Sekretariat Jenderal DPR RI yang merancang dan akan membuat aplikasinya.

    Rencananya aplikasi tersebut akan dinamakan "DPR Dalam Genggaman Rakyat". Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPR RI, Damayanti mengatakan, aplikasi "DPR dalam Genggapan Rakyat" sedang difinalisasi dan direncanakan akan di-launching pada pekan depan.

    Damayanti bersama timnya telah melakukan pemaparan teknis atas perkembangan pengembangan aplikasi layanan masyarakat tersebut.

    Baca juga: Catatan Akhir Tahun ICW: DPR Penghambat Pemberantasan Korupsi

    Bamsoet berharap, antusiasme dan dukungan masyarakat makin besar agar DPR RI semakin memperbaiki kinerjanya dan legitimasi masyarakat semakin meningkat.

    "DPR RI tak akan lelah memperbaiki diri. Kami juga akan terus mengikuti perkembangan zaman," kata Bamsoet.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.