Berakhirnya Kisah Penculikan Bocah Argentina di Toraja Utara

ilustrasi penculikan. Tempo/Indra Fauzi

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menangkap warga negara Argentina Jorge Langone, 41 tahun, dan pasangannya Candela Guiterrez (35) di Toraja Utara. Jorge selama ini menjadi buronan internasional karena diduga menculik anaknya sendiri Alum Lagone Avalus, 7 tahun.

Saat ditangkap Jorge dan Candela tengah membawa Alum di Wisma Sallebayu Restaurant and Bungalows di Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Kini pasangan Jorge-Candela masih ditahan pihak imigrasi karena melanggar UU Nomor 6 tentang Keimigrasian.

Penangkapan Jorge memakan waktu cukup lama. Sebelumnya di media sosial tersiar kabar tentang penculikan terhadap seorang anak asal Argentina bernama Alum. Dalam selebaran itu Elizabeth Avalos, ibunda Alum mencari anaknya karena Jorge menculik Alum saat pulang dari sekolah.

“Permintaan Interpol dunia termasuk Indonesia, Jorge dan teman wanitanya itu dikenakan red notice,” kata Brigadir Jenderal Polisi Napoleon Bonaparte, Sekretaris NBC Interpol Indonesia saat jumpa pers di Markas Polda Sulsel, Rabu 7 Februari 2018.

Baca juga: Tersangka Penculikan Bocah Korea Selatan Dideportasi Hari Ini

Ia menjelaskan bahwa red notice itu dikeluarkan untuk mengamankan dan menangkap Jorge serta pasangan wanitanya selama 20 hari. Kemudian dilakukan proses ekstradisi. “Saat itu kami dapat informasi dari Polda Sulsel dan kami minta lakukan pengamanan.”

Menurutnya, penegak hukum Argentina melalui Interpol meminta semua negara agar menangkap Jorge. Pasalnya dia dinyatakan melanggar hukum dan merupakan terpidana di Argentina. “Kalau anaknya justru dilakukan pengamanan dan penyelamatan itu semua permintaan dari penegak hukum Argentina,” tuturnya.

Napoleon menambahkan bahwa sebelum ke Sulawesi Selatan, Jorge dan pasangannya sempat mengunjungi beberapa negara seperti Bolivia, Jepang, dan Malaysia. “8 bulan ibunya koordinasi beberapa negara tapi tak mendapatkan hasil.”

Napoleon mengungkapkan bahwa mereka masuk Indonesia melalui Batam kemudian ke Sulawesi Selatan dengan berjalan kaki menuju Toraja Utara. Ia mengaku jika tujuan Jorge ke Sulsel karena menyukai petualangan ke desa-desa yang jauh dari perkotaan.

“Dia (Jorge) kan seniman jadi suka berjalan kaki, kemudian mereka minta bantuan ke warga setempat seperti makan dan mandi,” kata Napoleon.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulsel Brigjen Mas Guntur Laupe mengungkapkan pihaknya mendapat informasi dari Mabes Polri jika ada seorang pria asal Argentina menculik anaknya.

“Kami mendapat informasi jika anak itu ada di Toraja, kami langsung koordinasi dengan Kapolresnya untuk mencari identitas pelaku,” ucap Mas Guntur. Setelah ditemukan, lanjut dia, anak perempuan itu diserahkan ke NBC lalu ke kedutaan Argentina di Jakarta.

Baca juga: Polisi Selamatkan Dua Bocah WN Korea Selatan Korban Penculikan

Adapun Martin Costanzo dari pihak Kedutaan Besar Argentina mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia dan Polri yang berhasil menemukan Alum. “Kami ucapkan terima kasih, sepesial buat pemerintah Indonesia,” kata Martin.

Apalagi, saat ditemukan Alum dalam kondisi sehat. "Saya berterima kasih juga karena kasus penculikan ini dimuat di berita nasional secara besar-besaran," ujarnya.






Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

6 hari lalu

Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

Aldi memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialami dua wartawan oleh pejabat Kabupaten Karawang


Polisi Sebut Dugaan Penculikan Anak di Kompleks Lanud Halim Hanya Salah Paham Semata

22 hari lalu

Polisi Sebut Dugaan Penculikan Anak di Kompleks Lanud Halim Hanya Salah Paham Semata

Polres Metro Jakarta Timur mengatakan dugaan penculikan anak di Kompleks Lanud Halim bukanlah kasus penculika, hanya salam paham saja.


Puluhan Jamaah Salat Jumat di Nigeria Diculik Preman Bersenjata

24 hari lalu

Puluhan Jamaah Salat Jumat di Nigeria Diculik Preman Bersenjata

Gerombolan bersenjata menyandera puluhan jemaah salat Jumat di sebuah masjid di negara bagian Zamfara, barat laut Nigeria, untuk minta tebusan uang.


49 Tahun Lalu Penculikan Kim Dae-jung di Tokyo, Ini Kisah Presiden Korea Selatan Periode 1998-2003

50 hari lalu

49 Tahun Lalu Penculikan Kim Dae-jung di Tokyo, Ini Kisah Presiden Korea Selatan Periode 1998-2003

Hari ini, 8 Agustus 49 tahun lalu, politisi Kim Dae-jung diculik dari sebuah hotel di Tokyo. Kemudian hari ia menjadi Presiden Korea Selatan 1998-2003


Perang Geng Haiti Kian Mengerikan, Hampir 90 Orang Tewas dalam Sepekan

14 Juli 2022

Perang Geng Haiti Kian Mengerikan, Hampir 90 Orang Tewas dalam Sepekan

Perang antar-geng Haiti menyebabkan puluhan orang tewas. Dalam sepekan terakhir sebanyak 89 orang tewas.


Israel Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Turki, Takut Diculik Iran

14 Juni 2022

Israel Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Turki, Takut Diculik Iran

Israel memerintahkan warganya segera meninggalkan Turki. Khawatir menjadi sasaran serangan Iran.


Viral Pemuda Asal Demak Jadi Korban Penculikan, Polisi: Masih dalam Pencarian

31 Mei 2022

Viral Pemuda Asal Demak Jadi Korban Penculikan, Polisi: Masih dalam Pencarian

Viral seorang pemuda asal Demak, Jateng, bernama Bagus Pujianto diduga jadi korban penculikan. Polisi sebut telah lakukan pencarian.


Pengakuan Palsu Penculik Anak: dari eks Napi Terorisme hingga Berlatih di Poso

15 Mei 2022

Pengakuan Palsu Penculik Anak: dari eks Napi Terorisme hingga Berlatih di Poso

Penculik anak Abbi Rizal Afif merangkai cerita bahwa ia pernah terlibat kasus terorisme dan mengikuti pelatihan di Poso. Semuanya hanya isapan jempol


Ketua DPR Minta Penculik Belasan Anak Dijerat UU TPKS

13 Mei 2022

Ketua DPR Minta Penculik Belasan Anak Dijerat UU TPKS

Dengan hukuman yang berat diharapkan akan menimbulkan efek jera baik untuk pelaku maupun pihak-pihak yang mencoba melakukan perbuatan serupa


Penculik Anak di Pesanggrahan dan Bogor Ditangkap di Senayan, Punya Motif Cabul

12 Mei 2022

Penculik Anak di Pesanggrahan dan Bogor Ditangkap di Senayan, Punya Motif Cabul

Berdasarkan pemeriksaan polisi, penculik anak di sejumlah tempat ini punya motif penyimpangan seksual.