Menteri Agama: Pemotongan Gaji PNS untuk Zakat Tidak Wajib

Editor

Amirullah

Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin menghadiri kongres ulama muda Muhammadiyah di Aula Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, 30 Januari 2018. TEMPO/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan rencana pemotongan gaji pegawai negeri sipil (PNS) untuk zakat tidak bersifat wajib. Pemerintah hanya bertujuan memfasilitasi para PNS untuk berzakat.

"Tidak ada kata kewajiban, tapi pemerintah memfasilitasi para PNS muslim untuk menunaikan kewajibannya, yaitu memotong sebagian penghasilan untuk berzakat," tutur Lukman di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Februari 2018.

Baca juga: MUI Dukung Rencana Pemotongan Gaji PNS untuk Zakat

Lukman menuturkan tidak semua pegawai berkewajiban menunaikan zakat penghasilan. Sebelum diberlakukan pemotongan, pegawai akan diminta persetujuannya. Nantinya, siapa saja PNS yang masuk persyaratan wajib zakat akan didata. Penentuan itu akan dilakukan sesuai dengan syariat Islam.

Adapun yang bakal menghimpun dan mengelola zakat dari para PNS adalah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan badan amil zakat lain. Lukman berujar zakat yang terhimpun akan digunakan untuk berbagai kepentingan masyarakat Indonesia, bukan hanya untuk muslim.

Baca juga: Ombudsman: Pungutan Zakat PNS Muslim Berpotensi Maladministrasi

Menurut Lukman, rencana ini didasarkan atas kesadaran potensi zakat yang sangat besar di Indonesia. Ia mengatakan, jika rencana ini berhasil, diperkirakan akan terhimpun dana Rp 10 triliun per tahun.

"Bisa dialokasikan untuk pendidikan, misalnya membangun pesantren, madrasah, rumah sakit, membantu pembangunan perekonomian, juga untuk korban musibah bencana alam," ujarnya.






Capaian Zakat Baru 10 Persen dari Potensi, Wapres: Kalau Sudah 90 Persen Tak Ada Lagi Orang Miskin

4 hari lalu

Capaian Zakat Baru 10 Persen dari Potensi, Wapres: Kalau Sudah 90 Persen Tak Ada Lagi Orang Miskin

Ma'ruf berharap, ke depan, ada aturan mengenai zakat layaknya sertifikasi halal yang telah diwajibkan untuk semua produk di Indonesia.


Kemenag Buka Pendaftaran Beasiswa Coding untuk Guru dan Siswa Madrasah

16 hari lalu

Kemenag Buka Pendaftaran Beasiswa Coding untuk Guru dan Siswa Madrasah

Kementerian Agama dan Skilvul menjalin sinergi untuk berikan beasiswa pelatihan koding bagi guru dan siswa Madrasah.


Rumah Amal Salman Buka Pendaftaran Beasiswa Kuliah Siswa Tidak Mampu

19 hari lalu

Rumah Amal Salman Buka Pendaftaran Beasiswa Kuliah Siswa Tidak Mampu

Beasiswa Perintis ditujukan untuk para pelajar kelas XII SMA sederajat yang tidak mampu di seluruh penjuru Indonesia.


Dana BOS Tahap II Rp 1,1 Triliun Cair untuk 48.660 Madrasah

22 hari lalu

Dana BOS Tahap II Rp 1,1 Triliun Cair untuk 48.660 Madrasah

Kementerian Agama telah menyalurkan dana BOS madrasah ke rekening bank penyalur.


Kemenag: Waisak 2567 BE Jatuh Pada 4 Juni 2023

22 hari lalu

Kemenag: Waisak 2567 BE Jatuh Pada 4 Juni 2023

Dirjen Bimas Islam Kemenag RI menyatakan perayaan Waisak 2567 Buddhis Era (BE) bertepatan dengan 4 Juni 2023, bukan 6 Mei 2023.


180 Tim akan Berlaga di Kompetisi Robotik Madrasah 2022

24 hari lalu

180 Tim akan Berlaga di Kompetisi Robotik Madrasah 2022

Kementerian Agama segera menggelar grand final Kompetisi Robotik Madrasah.


Yaqut Minta Ribuan Kader Banser DKI Jaga NKRI dan Ulama

27 hari lalu

Yaqut Minta Ribuan Kader Banser DKI Jaga NKRI dan Ulama

"Tidak semua orang bisa menjadi Banser," kata Yaqut Cholil Qoumas


LPDP: Pencairan Beasiswa 5.000 Doktor Dilakukan Awal Pekan Depan

28 hari lalu

LPDP: Pencairan Beasiswa 5.000 Doktor Dilakukan Awal Pekan Depan

Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto mengatakan pembayaran dana beasiswa living allowance beasiswa 5.000 Doktor dilakukan awal pekan depan.


Pencairan Beasiswa 5.000 Doktor Mandek, Ini Penjelasan Kementerian Agama

28 hari lalu

Pencairan Beasiswa 5.000 Doktor Mandek, Ini Penjelasan Kementerian Agama

Kemenag mengatakan seiring pembiayaan beasiswa yang dilakukan oleh LPDP pada 2022 , ada penyesuaian skema dan persyaratan yang juga harus dipenuhi.


Beasiswa Macet, Mahasiswa S3 di Australia Jadi Tenaga Kebersihan dan Tinggal di Garasi

28 hari lalu

Beasiswa Macet, Mahasiswa S3 di Australia Jadi Tenaga Kebersihan dan Tinggal di Garasi

Demi bertahan hidup lantaran beasiswa macet, mahasiswa S3 di Australia menjadi tenaga kebersihan di sekolah dan tinggal di garasi.