Perancang Sepatu Niluh Djelantik Bakal Calon Legislator PSI

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perancang sepatu dan pemilik merek Niluh Djelantik, Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik bersama ibunya Ni Nyoman Palmi di butik sepatunya di Seminyak, Bali,  5 Desember 2014. TEMPO/Johannes P. Christo

    Perancang sepatu dan pemilik merek Niluh Djelantik, Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik bersama ibunya Ni Nyoman Palmi di butik sepatunya di Seminyak, Bali, 5 Desember 2014. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Perancang sepatu asal Bali, Niluh Djelantik, mendaftar sebagai bakal calon legislatif Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Niluh mengatakan memutuskan terjun ke legislatif untuk menepis citra buruk dunia politik. "Saya ingin menghapus stigma, politikus bisa sangat berguna untuk masyarakat," kata Niluh di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Rabu, 7 Februari 2018.

    Niluh mendaftar di PSI karena partai itu didirikan oleh anak muda yang berintegritas, juga memiliki prinsip, harga diri, dan kejujuran. "Semua itu sama dengan prinsip hidup yang saya jalani," katanya.

    Baca: Tiga Advokat Mendaftar Calon Legislator dari PSI

    Ketua Umum DPP PSI Grace Natalie senang atas keputusan Niluh mendaftar ke partainya. Grace mengatakan politik Indonesia masih membutuhkan banyak politikus perempuan. Sehingga, kata dia, kebijakan-kebijakan yang direkomendasikan dapat mengakomodasi kepentingan perempuan.

    "Momen semacam inilah yang kami tunggu, ketika perempuan menyatakan diri akan terjun berpolitik," ucap Grace. Menurut dia, kondisi Dewan Perwakilan Rakyat saat ini memprihatinkan karena hanya terisi 17 persen perempuan. PSI akan mendorong lebih banyak perempuan terlibat politik.

    Baca juga:
    Perindo dan PSI Lolos Verifikasi Faktual, KPU... 
    Seleksi Bakal Caleg PSI Dianggap Cara Baru...

    Grace mengajak kaum perempuan berpolitik. "Mari para perempuan Indonesia, kita perbaiki bangsa ini dengan aktif di politik," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.